KETIK, KEDIRI – Ratusan pecinta Yamaha RX-King dari berbagai daerah di Jawa Timur memadati Kota Kediri dalam gelaran Jambore Daerah (Jamda) RX-King Region Jatim 2 yang berlangsung pada Sabtu, 11 Juli 2026.
Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian Hari Jadi Kota Kediri ke-1147 ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi antaranggota komunitas, tetapi juga diisi aksi pelestarian lingkungan, kegiatan sosial, serta promosi pariwisata daerah.
Sekitar 300 peserta mengikuti kegiatan hari pertama dengan titik keberangkatan dari GOR Jayabaya.
Mereka melakukan riding bersama menempuh rute sepanjang kurang lebih 25 kilometer sebelum berhenti di Sungai Brantas untuk melaksanakan aksi penebaran 12 ribu benih ikan nila dan gurami sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.
Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disbudparpora) Kota Kediri, Bambang Priyambodo, mengatakan kegiatan tersebut selaras dengan program city tourism yang diusung Pemerintah Kota Kediri.
"Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkenalkan Kota Kediri kepada komunitas dari berbagai daerah di Jawa Timur. Selain memperkuat sektor pariwisata, kegiatan ini juga diharapkan memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat, khususnya pelaku UMKM," ujarnya.
Selain riding dan aksi lingkungan, rangkaian kegiatan juga diisi pengajian serta sholawat bersama Gus Elham Yahya pada malam harinya.
Sementara puncak Jamda dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 12 Juli 2026, yang akan dibuka langsung oleh Wali Kota Kediri.
Untuk mengakomodasi hobi para pecinta RX-King tanpa mengganggu ketertiban umum, panitia bersama pemerintah juga menyiapkan lapangan khusus sebagai area adu mesin.
"Fasilitas ini sengaja disiapkan agar para anggota komunitas memiliki wadah berekspresi tanpa mengganggu kenyamanan dan ketertiban selama melakukan riding," kata Bambang.
Pembina Sedulur King Over Kediri (SKOK) RX-King Indonesia Region Jatim 2 sekaligus Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kota Kediri terpilih, AKBP Edi Herwiyanto, menilai penyelenggaraan Jamda menjadi momentum memperkenalkan potensi Kota Kediri kepada masyarakat dari berbagai daerah.
Menurutnya, komunitas motor tidak hanya menjadi wadah menyalurkan hobi, tetapi juga membangun jejaring, berbagi pengetahuan, membantu sesama, serta mendukung program pemerintah.
"Mari kita buktikan bahwa komunitas RX King adalah komunitas yang memiliki etika, bermartabat dan santun. Kita tunjukkan bahwa warga Kota Kediri ini ramah sehingga bisa membawa kesan yang mendalam dan positif untuk tamu-tamu dari luar daerah," ujarnya.
Sementara itu, perwakilan SKOK Kediri, Nendri Mulyono, menjelaskan Kota Kediri ditunjuk sebagai tuan rumah Jamda RX-King Region Jatim 2 setelah dinilai memiliki kesiapan untuk menyelenggarakan agenda tersebut.
Region Jatim 2 sendiri terdiri dari 12 klub dengan sekitar 327 anggota yang berasal dari Malang, Blitar, Tulungagung, Trenggalek, Magetan, Ngawi, Nganjuk, hingga Kediri.
Menurut Nendri, aksi penebaran benih ikan menjadi simbol bahwa komunitas RX-King tidak hanya identik dengan dunia otomotif, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.
"Sebagai komunitas kami ingin membuktikan dan menjaga keseimbangan ekosistem agar tetap lestari," ungkapnya.
Selain aksi lingkungan, kepedulian sosial juga diwujudkan melalui penyaluran bantuan peralatan bengkel kepada sembilan bengkel skala kecil di Kota Kediri.
Bantuan berupa kompresor, gerinda, obeng, dan berbagai perlengkapan kerja lainnya diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pelaku usaha bengkel lokal.
Melalui penyelenggaraan Jamda RX-King Region Jatim 2, Pemerintah Kota Kediri bersama komunitas berharap tercipta sinergi antara hobi, kepedulian sosial, pelestarian lingkungan, serta pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi daerah.
.png)