KETIK, JOMBANG – Pabrik Gula (PG) Djombang Baru menyelesaikan musim giling 2026 pada Jumat, 9 Oktober 2026. Setelah seluruh rangkaian operasional musim giling berakhir, perusahaan berencana menjadikan evaluasi sebagai pijakan untuk meningkatkan kinerja pada musim berikutnya.
General Manager PG Djombang Baru, Adisolech Wicaksono Andikarto, menyampaikan apresiasi kepada karyawan, petani tebu, mitra kerja, dan seluruh pihak yang telah mendukung kelancaran proses giling tahun ini.
Menurut Adisolech, keberhasilan menyelesaikan musim giling merupakan hasil kerja sama dan komitmen berbagai pihak yang terlibat dalam kegiatan operasional perusahaan.
“Berakhirnya musim giling bukanlah akhir dari perjuangan, melainkan awal dari langkah baru untuk melakukan evaluasi, memperbaiki kekurangan, dan mempersiapkan musim giling berikutnya agar lebih baik,” ujarnya, Senin, 19 Oktober 2026.
Ia menegaskan, berakhirnya musim giling menjadi momentum untuk meninjau pelaksanaan operasional sekaligus mempersiapkan perbaikan menghadapi musim berikutnya.
General Manager PG Djombang Baru, Adisolech Wicaksono Andikarto bersama jajaran. (Foto: Dokumen PG Djombang Baru)
PG Djombang Baru berkomitmen meningkatkan efektivitas operasional serta memperkuat sinergi dengan petani tebu dan mitra kerja.
Perusahaan juga akan menjadikan hasil evaluasi musim giling 2026 sebagai landasan untuk mendorong perbaikan secara berkelanjutan pada musim giling 2027.
Adisolech berharap semangat kebersamaan yang terbangun selama musim giling dapat terus dipertahankan. Dukungan seluruh pihak dinilai penting untuk menunjang keberlangsungan operasional perusahaan pada musim mendatang.
Dengan selesainya musim giling 2026, PG Djombang Baru kini memasuki tahap evaluasi dan persiapan untuk musim berikutnya. Perusahaan berharap upaya perbaikan yang dilakukan dapat mendukung peningkatan kinerja operasional pada tahun mendatang.(*)
