UIN KHAS Jember Tancap Gas Digitalisasi, 50 Tendik Digembleng AI dan Dibidik Sertifikasi BNSP

28 Oktober 2026 16:30 28 Okt 2026 16:30

Haryono, Muhammad Faizin

Redaksi Ketik.com
Thumbnail UIN KHAS Jember Tancap Gas Digitalisasi, 50 Tendik Digembleng AI dan Dibidik Sertifikasi BNSP

Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember membekali 50 tenaga kependidikan (tendik) dengan pelatihan dan sertifikasi kompetensi operasional berbasis Artificial Intelligence (AI). Foto: Humas UIN KHAS Jember For Ketik.com

KETIK, JEMBER – Transformasi digital di lingkungan perguruan tinggi tak cukup hanya mengandalkan kecanggihan teknologi. Kesiapan sumber daya manusia menjadi kunci agar birokrasi kampus mampu bergerak lebih cepat, akurat, dan responsif.

Menjawab tantangan tersebut, Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember membekali 50 tenaga kependidikan (tendik) dengan pelatihan dan sertifikasi kompetensi operasional berbasis Artificial Intelligence (AI).

Pelatihan yang bekerja sama dengan IBLU Academy itu digelar di Gedung BEC International Class. Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah kampus dalam memperkuat kapasitas digital pegawai sekaligus mendorong peningkatan mutu pelayanan publik di lingkungan perguruan tinggi.

Wakil Rektor I UIN KHAS Jember, Prof. M. Khusna Amal, menegaskan bahwa penguatan kompetensi digital sejalan dengan agenda prioritas Kementerian Agama untuk membangun aparatur yang cakap menghadapi perkembangan teknologi.

“Pelatihan kompetensi ini merupakan penjabaran langsung dari agenda prioritas Kementerian Agama untuk memastikan seluruh pegawai memiliki kecakapan digital yang mumpuni. Melalui penguasaan teknologi ini, kita harus mampu menghadirkan layanan publik yang responsif, cepat, dan presisi,” kata Prof. Amal, Rabu (28/10/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Biro Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan (AUPK) Nawawi serta Kepala Satuan Pengawasan Internal (SPI) Retna Anggitaningsih.

Untuk memastikan pelatihan sesuai kebutuhan kerja, peserta dibagi ke dalam dua skema sertifikasi kompetensi yang mengacu pada standar Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), yakni Digital Marketing dan Data Management Staff.

Skema Digital Marketing diarahkan untuk memperkuat kemampuan peserta dalam merancang strategi branding dan publikasi kehumasan. Kompetensi ini diharapkan mampu mendukung penyebaran informasi kampus yang lebih efektif, terarah, dan adaptif terhadap perkembangan platform digital.

Sementara itu, skema Data Management Staff menitikberatkan pada pemanfaatan AI dalam pengolahan data secara presisi. Kemampuan tersebut dinilai penting untuk menghasilkan informasi yang lebih akurat sebagai bahan pertimbangan dalam pengambilan keputusan strategis pimpinan.

Melalui kedua skema tersebut, UIN KHAS Jember berupaya memastikan bahwa transformasi digital tidak berhenti pada penggunaan perangkat teknologi, tetapi juga menyentuh pola kerja dan kualitas pengelolaan informasi di setiap unit.

Kepala Biro AUPK UIN KHAS Jember, Nawawi, mengungkapkan bahwa 50 peserta yang mengikuti pelatihan merupakan hasil seleksi dari total 157 tenaga kependidikan. Artinya, masih terdapat 107 tendik yang belum memperoleh kesempatan pada gelombang pertama.

Meski demikian, Nawawi meminta para pegawai yang belum terpilih untuk tetap optimistis. Kampus, menurut dia, telah menyiapkan peta jalan kolaborasi guna menjadwalkan pelatihan serupa pada kesempatan berikutnya.

“Bagi 107 tendik yang belum terpilih pada gelombang ini tidak perlu berkecil hati. Kampus telah merancang peta jalan kolaborasi untuk penjadwalan pelatihan serupa di waktu mendatang,” jelas Nawawi.

Pelatihan berlangsung intensif selama tiga hari, dengan jadwal kegiatan mulai pukul 08.00 hingga 15.00 WIB. Setelah mengikuti rangkaian pembelajaran, para peserta dijadwalkan menjalani ujian sertifikasi resmi oleh asesor BNSP pada Kamis (29/10/2026).

Sertifikasi tersebut menjadi tahapan penting untuk mengukur kompetensi peserta berdasarkan standar yang ditetapkan, sekaligus memperkuat pengakuan atas keterampilan yang telah mereka pelajari.

UIN KHAS Jember berharap peningkatan kapasitas sumber daya manusia ini berdampak nyata terhadap efektivitas kerja dan kualitas pelayanan di seluruh unit. Dengan penguasaan teknologi AI dan kompetensi digital yang semakin kuat, birokrasi kampus diharapkan mampu beradaptasi terhadap perubahan sekaligus memberikan layanan yang lebih profesional, cepat, dan akuntabel kepada sivitas akademika maupun masyarakat. (*) 

Tombol Google News

Tags:

UIN KHAS Jember Bekali 50 Tendik AI