KETIK, JAWA TIMUR – Persatuan Perusahaan Air Minum Seluruh Indonesia (Perpamsi) Jawa Timur memperkuat kesiapsiagaan menghadapi dampak musim kemarau dengan menginstruksikan seluruh anggotanya menyiapkan armada tangki air bersih.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan masyarakat yang mengalami kekurangan air tetap mendapatkan pasokan, terutama di wilayah rawan kekeringan.
Ketua Perpamsi Jawa Timur, Priyo Sudibyo, menyampaikan bahwa sebanyak 38 anggota Perpamsi yang tersebar di kabupaten dan kota se-Jawa Timur telah diminta bersiaga untuk membantu pemenuhan kebutuhan air bersih masyarakat.
Menurut Priyo, upaya tersebut merupakan bentuk dukungan Perpamsi terhadap pemerintah daerah dalam mengantisipasi krisis air bersih yang berpotensi meluas akibat kemarau panjang.
“Selaku Ketua Perpamsi Jawa Timur, saya telah menginstruksikan 38 anggota Perpamsi yang tersebar di seluruh kabupaten/kota untuk siap siaga membantu masyarakat yang membutuhkan air bersih,” ujar Priyo Sudibyo, yang juga menjabat Direktur Utama Perumda Tugu Tirta Kota Malang, Jumat, 16 Oktober 2026.
Ia menegaskan, bantuan air bersih harus segera disalurkan ketika ditemukan wilayah yang membutuhkan pasokan. Perpamsi tidak ingin penanganan kekurangan air terhambat karena harus menunggu laporan masyarakat ataupun instruksi pemerintah daerah.
“Begitu ada daerah yang sangat membutuhkan pasokan air bersih, Perpamsi di kota atau kabupaten harus segera menyalurkan bantuan,” tegasnya.
Priyo menjelaskan, kemarau panjang berpotensi menurunkan debit sumber mata air, bahkan menyebabkan sejumlah sumber air mengering.
Kondisi tersebut dapat menyulitkan masyarakat, khususnya mereka yang tinggal di wilayah yang belum terjangkau jaringan pelayanan perusahaan air minum daerah.
Wilayah pinggiran yang berada di luar cakupan layanan Perpamsi menjadi salah satu sasaran prioritas penyaluran bantuan. Karena itu, armada tangki air disiapkan untuk menjangkau masyarakat yang kesulitan memperoleh air bersih.
“Kalau ada daerah yang mengalami kekeringan, biasanya wilayah tersebut berada di luar layanan Perpamsi, seperti daerah pinggiran. Perpamsi siap melakukan dropping air bersih untuk mencukupi kebutuhan masyarakat,” jelasnya.
Kesiapsiagaan tersebut juga dilakukan oleh Perumda Tugu Tirta Kota Malang dengan menyediakan empat unit tangki air bersih untuk mengantisipasi kebutuhan masyarakat selama musim kemarau.
Selain Kota Malang, sejumlah perusahaan daerah air minum di berbagai wilayah, di antaranya Sumenep, Situbondo, Jember, Blitar, Mojokerto, Bojonegoro, dan Lamongan, juga telah bergerak menyalurkan bantuan air bersih hingga ke pelosok daerah.
Priyo menambahkan, keberadaan armada tangki tidak hanya diperuntukkan bagi penanganan kekeringan. Kendaraan tersebut juga disiapkan untuk menjaga kontinuitas pelayanan kepada pelanggan apabila terjadi gangguan pasokan air.
“Armada tangki air bersih yang disiapkan tidak hanya untuk dropping air sebagai antisipasi kekeringan, tetapi juga untuk mendistribusikan air kepada pelanggan apabila terjadi gangguan pasokan,” tuturnya. (*)
Tak Biarkan Warga Kesulitan Air, Perpamsi Jatim Siapkan Bantuan hingga Pelosok
16 Oktober 2026 14:15 16 Okt 2026 14:15
Gumilang
Editor
Ketua Perpamsi Jatim Priyo Sudibyo. (Foto: dok Ketik.com)
Tags:
Perpamsi Jatim Kekeringan Jawa timurBaca Juga:
Gangguan Aliran Air di Sejumlah Wilayah Kota Malang, Tugu Tirta Estimasi Normal 4 JamBaca Juga:
Jaga Sumber, Rawat Masa Depan! Tugu Tirta dan DLH Kota Malang Gerak Bersama Bersihkan Sumber Merjosari Berita Lainnya oleh Gumilang
16 Oktober 2026 14:15
Tak Biarkan Warga Kesulitan Air, Perpamsi Jatim Siapkan Bantuan hingga Pelosok
16 Oktober 2026 13:39
Legislator Gerindra Turun Langsung ke SMPN 1 Kepanjen Kabupaten Malang, MBG Prasmanan Lebih Disukai Siswa
15 Oktober 2026 16:29
Pansus DPRD Kabupaten Malang Kebut Perda Perlindungan Guru, Aduan ke Polisi Diupayakan Lewat Mekanisme Mediasi
14 Oktober 2026 17:28
Wujudkan Arahan Kapolri Polisi Bersama Masyarakat, Kapolres Malang Serahkan 10 Rombong UMKM untuk Aremania
14 Oktober 2026 11:12
Ketum PPI Dukung Slogan Polisi Bersama Masyarakat, Titip Harapan Besar soal Pemberantasan Premanisme dan Pungli
