Marc Marquez Jawab Pedrosa Lewat Kemenangan di Brno

22 Juni 2026 09:09 22 Jun 2026 09:09

Ika Setya Y., Rahmat Rifadin

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Marc Marquez Jawab Pedrosa Lewat Kemenangan di Brno

Marquez jawab pertanyaan dari Pedrosa melalui kemenangannya (Foto: Ducati Corse Team)

KETIK, JAKARTA – Kemenangan Marc Marquez di Brno, 21 Juni 2026, tidak cuma memperpanjang momentumnya musim ini, tapi juga melahirkan satu pernyataan yang cukup menarik setelah balapan.

Semua berawal dari komentar Dani Pedrosa yang membahas perkembangan MotoGP modern. Menurut mantan pembalap KTM dan legenda Honda itu, saat ini level kompetisi sudah begitu tinggi sampai detail kecil bisa menentukan siapa yang menang dan siapa yang tertinggal.

Tapi Marc punya sudut pandang yang sedikit berbeda. “Yang menang bukan yang paling punya, tapi yang paling bisa bertahan,” ucapnya dilansir Motosan.

Kalimat itu mungkin terdengar sederhana, tapi kalau melihat perjalanan karier Marc beberapa tahun terakhir, rasanya cukup masuk akal.

Setelah cedera panjang, operasi berulang, pergantian tim, sampai proses adaptasi ulang dengan motor yang berbeda, pendekatan Marquez terhadap balapan memang terlihat berubah. Ia tidak lagi selalu mengejar dominasi mutlak seperti masa lalu.

Sekarang yang lebih sering muncul adalah kata-kata seperti konsistensi, adaptasi, dan bertahan. 

Menariknya, Marc juga menjelaskan bahwa di MotoGP modern semua pembalap sebenarnya sudah punya kemampuan yang sangat dekat satu sama lain.

Perbedaannya sering kali bukan siapa yang memiliki motor terbaik atau bakat terbesar, tetapi siapa yang bisa tetap menjaga performa ketika keadaan tidak ideal.

“Kalau semua orang cepat, maka yang membuat perbedaan adalah siapa yang bisa terus berada di sana,” tambahnya.

Pernyataan itu terasa sangat mencerminkan Brno.

Saat Pecco Bagnaia tampil kuat sejak awal dan Ai Ogura kembali mengejutkan, Marc justru memilih membaca situasi, menjaga ban, lalu menyerang ketika waktunya tepat. Hasil akhirnya: kemenangan. 

Marc juga sempat menyinggung soal bagaimana dirinya sekarang memandang karier secara lebih panjang.

Beberapa tahun lalu mungkin targetnya adalah menang di setiap akhir pekan. Sekarang, menurutnya, yang lebih penting adalah tetap berada di level tertinggi selama mungkin.

Dan mungkin itu yang membuat komentarnya ke Pedrosa terasa menarik.

Bukan lagi filosofi pembalap yang mengejar kesempurnaan.

Tapi filosofi pembalap yang sudah pernah jatuh, pernah tertinggal, lalu belajar bahwa di MotoGP modern, sering kali yang bertahan paling lama adalah yang akhirnya menang. (*)

Tombol Google News

Tags:

Marc Marauez Moto G P Ducati Corse