KETIK, JAKARTA – Menyambut Iduladha, Lembaga Amil Zakat Nasional (Laznas) Dewan Dakwah resmi meluncurkan program kurban 1447 Hijriah bertajuk “Bismillah Bisa Qurban”.
Untuk tahun ini, Laznas Dewan Dakwah mengusung kampanye dengan tema “Qurbanku Dakwahku”. Program tersebut dirancang untuk menjawab kekhawatiran masyarakat terhadap kondisi ekonomi global yang tidak menentu.
Program ini menjadi simbol optimisme umat di tengah tekanan ekonomi, sekaligus komitmen memperluas distribusi kurban hingga ke wilayah terpencil dan mancanegara.
“Di tengah harga kebutuhan yang meningkat dan tantangan pekerjaan yang makin berat, kita harus tetap yakin. Dengan mengucap Bismillah Bisa Qurban, kita percaya Allah akan menolong niat tulus untuk berbagi,” ucap Ketua Panitia Kurban Laznas Dewan Dakwah 1447 H, Eka, di Jakarta Pusat, Jumat 24 April 2026.
Selain itu, tahun ini, Laznas Dewan Dakwah menitikberatkan pada pemerataan distribusi daging kurban, terutama bagi masyarakat yang selama ini sulit menjangkaunya.
Kurban, sambungnya, bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan instrumen kepedulian sosial.
“Masih ada masyarakat di pedalaman yang belum pernah merasakan daging kurban, bahkan belum memahami tata cara penyembelihan sesuai syariat. Di wilayah pinggiran kota, termasuk Jabodetabek, masih banyak yang belum kebagian setiap Iduladha,” ucapnya.
Untuk itu, sejumlah skema program disiapkan, antara lain:
1. Kurban Pedalaman: Menjangkau wilayah 3T (tertinggal, terdepan, terluar) dengan akses terbatas.
2. Kurban Pinggir Kota: Menghubungkan donatur dengan masyarakat penerima manfaat di wilayah urban marjinal.
3. Kurban Mancanegara: Penyaluran ke wilayah terdampak krisis seperti Palestina, Suriah, Rohingya, Yaman, hingga Afrika.
4. Bundling Sumur Air Bersih: Integrasi kurban dengan program penyediaan air bersih di desa-desa yang membutuhkan.
Sementara itu, Direktur Bidang Penghimpunan dan Pendayagunaan Laznas Dewan Dakwah, Ramdani, mengakui tantangan pengadaan hewan kurban tahun ini semakin kompleks.
“Kami harus bekerja ekstra, dan doanya juga harus ekstra. Strategi terus kami siapkan agar pengadaan sapi dan kambing, baik di pedalaman, luar negeri, maupun perkotaan, dapat berjalan optimal,” ujarnya.
Melalui peluncuran ini, Laznas Dewan Dakwah mengajak masyarakat, mitra, dan tokoh publik untuk berkolaborasi dalam memperluas manfaat kurban.
“Bismillah Bisa Qurban”, program ini diharapkan mampu menghadirkan kebahagiaan bagi masyarakat yang selama ini belum pernah merasakan daging kurban di Hari Raya Iduladha.(*)
