Pemkot Surabaya Punya 5 Rumah Pompa Baru Target Akhir Tahun 2026 Beroperasi, Ini Lokasinya

1 November 2026 20:06 1 Nov 2026 20:06

Fitra Herdian, Mustopa

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Pemkot Surabaya Punya 5 Rumah Pompa Baru Target Akhir Tahun 2026 Beroperasi, Ini Lokasinya

Pemkot Surabaya punya 5 rumah pompa baru, diresmikan akhir 2026. (Foto: Humas Pemkot Surabaya)

KETIK, SURABAYA – Menyambut musim hujan, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus berbenah untuk mengatasi banjir yang kerap terjadi dibeberapa titik di Kota Surabaya.

Salah satu upaya Pemkot Surabaya untuk mengatasi banjir dengan mendirikan rumah pompa. Terbaru, pihaknya menambah lima rumah pompa baru yang rencananya beroperasi pada akhir 2026.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi sebelumnya telah meninjau perkembangan pembangunan lima rumah pompa tersebut. Peninjauan dilakukan bersama jajaran Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM).

"Saya memastikan kapan pembangunan ini selesai. Setelah melalui proses commissioning atau pengujian operasional, Insyaallah pada 1 Desember (2026) seluruh (lima) rumah pompa sudah beroperasi," kata Eri Cahyadi, Minggu, 1 November 2026.

Ada dua lokasi yang telah dikunjungi Wali Kota Eri Cahyadi, yaitu kawasan Nginden Intan Timur dan rumah pompa Panjang Jiwo. 

Di lokasi pertama yang dikunjunginya, yaitu di kawasan Nginden Intan Timur, infrastruktur tersebut disiapkan untuk mengurangi risiko banjir mulai kawasan Nginden Intan, Manyar Rejo hingga Semolowaru.

Menurutnya aliran air di kawasan tersebut harus menempuh jalur yang cukup panjang, sebelum menuju Medokan Semampir.

"Kami membangun rumah pompa di atas tanah milik Gereja Bethany. Nantinya, aliran air yang menuju Medokan akan langsung di-shortcut (dipotong) menuju Kali Surabaya (Kali Jagir)," jelasnya.

Karena itu, ia menyampaikan terima kasih kepada pihak Gereja Bethany yang telah menyediakan lahan dan memberikan sebagian area untuk pembangunan box sehingga bisa memotong arus air langsung menuju Kali Jagir.

Lokasi berikutnya yang ditinjau Eri Cahyadi di rumah pompa Panjang Jiwo. Infrastruktur ini ditujukan untuk mengatasi persoalan aliran air di sekitaran kawasan Jalan Raya Tenggilis Mejoyo, Apartemen Metropolis, SMA Negeri 14 Surabaya hingga Universitas Surabaya (Ubaya).

Menurut dia, panjangnya jalur saluran dan keterbatasan kapasitas drainase menyebabkan sejumlah titik kerap mengalami genangan saat hujan turun. Untuk mengatasi persoalan tersebut, Pemkot Surabaya membangun box (storage) di bawah Jalan Raya Prapen yang terhubung dengan rumah pompa Panjang Jiwo.

"Kawasan tersebut sudah bertahun-tahun mengalami banjir setiap kali hujan turun. Apalagi ketika hujan bersamaan dengan air pasang, genangannya semakin parah," ungkapnya.

Sementara itu, Eri Cahyadi tidak menampik dalam proses pembangunan di sejumlah lokasi sempat menimbulkan keluhan dari masyarakat karena berdampak kepada arus lalu lintas.

"Saya meminta warga untuk bersabar dan memahami proses pengerjaannya. Memang tidak ada pilihan lain. Kalau kita ingin Surabaya tidak banjir, pembangunan harus dilakukan di lokasi tersebut. Mudah-mudahan setelah pembangunan selesai, kawasan itu tidak lagi mengalami banjir," harapnya.

Berikut daftar 5 pompa baru di Kota Surabaya:

  • Kawasan Jalan Nginden Intan Timur
  • Panjang Jiwo
  • Dharmahusada
  • Tambak Segaran
  • Tanjungsari. (*)
Tombol Google News

Tags:

Rumah Pompa Eri Cahyadi Pemkot Surabaya banjir surabaya