KETIK, SITUBONDO – Ketika melepas Kontingen POPDA dan PEPARPEDA 2026, Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo memberikan suntikan motivasi kepada para atlet pelajar yang akan berlaga dalam Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XV dan Pekan Paralimpik Pelajar Daerah (PEPARPEDA) III Provinsi Jawa Timur Tahun 2026, Rabu 28 Oktober 2026.
Dihadapan para atlet, Bupati Rio meminta kepada seluruh atlet bertanding dengan penuh semangat, percaya diri, dan tanpa terbebani target medali. Di hadapan para atlet, pelatih, dan ofisial, Bupati juga menegaskan bahwa keberanian untuk tampil dan memberikan kemampuan terbaik merupakan kebanggaan tersendiri bagi daerah.
“Pulang tidak membawa medali pun sudah menjadi kebanggaan bagi saya dan seluruh warga. Kalau kalian berani tampil dan berjuang, itu sudah luar biasa. Kalau pulang membawa medali, itu bonus,” pesan Bupati Situbondo.
Menurut Mas Rio, target prestasi memang penting sebagai bentuk evaluasi dan motivasi. Tapi, target tersebut jangan sampai menjadi beban psikologis yang justru menghambat penampilan atlet saat bertanding.
“Saya meminta para atlet menikmati setiap pertandingan, menjaga kekompakan, serta tidak takut menghadapi lawan. Menang maupun kalah, seluruh kontingen akan tetap mendapat sambutan dan apresiasi dari Pemerintah Daerah Kabupaten Situbondo,” ujar Bupati Muda Situbondo.
Bupati juga menekankan pentingnya persiapan yang matang sebelum bertanding. Menurutnya, semangat dan doa harus diiringi dengan latihan yang disiplin serta kerja keras agar atlet mampu tampil maksimal.
“Tidak ada peperangan yang dimenangkan tanpa persiapan. Laksanakan persiapan dengan latihan yang giat, berdoa, dan bertandinglah dengan lepas,” tutur Mas Rio.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Kabupaten Situbondo, Edi Wiyono, dalam laporannya menyampaikan bahwa kontingen Situbondo telah mempersiapkan diri untuk mengikuti POPDA XV dan PEPARPEDA III Jawa Timur 2026 yang berlangsung pada 29 Oktober hingga 11 November 2026, dengan lokasi pertandingan di Surabaya dan Kabupaten Ngawi.
“Berdasarkan data persiapan kontingen, sebanyak 184 orang terlibat dalam keikutsertaan tersebut, meliputi 25 ofisial, 122 atlet POPDA, 35 pelatih POPDA, serta satu atlet dan satu pelatih PEPARPEDA dari cabang olahraga bulu tangkis,” jelas Edi Wiyono.
Secara keseluruhan, sambung Edi Wiyono, Situbondo mengikuti 16 cabang olahraga, di antaranya atletik, akuatik, senam, sepak bola, bola voli indoor, bola basket, bulu tangkis, panahan, pencak silat, judo, taekwondo, karate, wushu, tenis lapangan, petanque, dan ski air.
“Pemerintah Kabupaten Situbondo juga memastikan dukungan kebutuhan kontingen, mulai dari transportasi, konsumsi, hingga penginapan, guna menunjang kesiapan dan kenyamanan atlet selama mengikuti kompetisi telah diperhatikan,” ujar Edi.
Pada penyelenggaraan sebelumnya, imbuh Edi, kontingen Situbondo berhasil meraih empat medali emas. Tahun ini, pemerintah daerah berharap capaian tersebut dapat meningkat dengan target 10 medali emas.
“Dengan persiapan yang telah dilakukan, dukungan pemerintah daerah, serta semangat para atlet dan pelatih, kontingen Situbondo diharapkan mampu menunjukkan kemampuan terbaik dan mengharumkan nama baik Kabupaten Situbondo di tingkat Provinsi Jawa Timur,” pungkas Edi. (*)
