KETIK, SINTANG – Perkembangan industri esports dan konten digital membuka peluang bagi generasi muda dari berbagai daerah untuk menunjukkan kreativitas dan membangun komunitas. Salah satunya adalah M. Habir Kartayasa, kreator konten berusia 25 tahun asal Sintang, Kalimantan Barat, yang dikenal dengan nama AxeGOD.
Melalui konten seputar permainan Free Fire, AxeGOD berupaya menghadirkan perspektif berbeda tentang dunia gaming. Baginya, kemampuan menjadi pemain kompetitif tidak cukup hanya mengandalkan kecepatan jari, ketepatan membidik, atau kemampuan mengalahkan lawan.
Ada aspek lain yang tidak kalah penting, yakni kecerdasan membaca situasi pertempuran atau yang dikenal dengan istilah IQ War.
"Menurut saya, bermain Free Fire bukan hanya soal siapa yang paling cepat menembak, tetapi siapa yang paling mampu membaca situasi. Aim memang penting, tetapi IQ War menjadi salah satu faktor yang menentukan kemenangan," ungkap AxeGOD.
Perjalanan konsisten M. Habir Kartayasa atau yang dikenal sebagai AxeGOD, kreator konten asal Sintang, Kalbar, dalam membangun komunitas gaming lewat pencapaian Silver dan Gold Play Button YouTube.
Pandangan tersebut menjadi salah satu prinsip yang ingin ia bagikan kepada komunitas pemain Free Fire, terutama mereka yang ingin meningkatkan kemampuan bermain secara lebih konsisten dan terarah.
Membangun Identitas di Dunia Konten Gaming
M. Habir Kartayasa melihat dunia konten gaming sebagai ruang yang tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga kesempatan untuk berbagi pengalaman, pengetahuan, dan strategi.
Dalam perjalanannya mengenal dan mengembangkan kemampuan bermain Free Fire, ia mengaku terinspirasi oleh sejumlah kreator gaming, seperti Budi 01 Gaming, Letda Hyper, dan Ruok.
Berbagai karakter permainan dan pendekatan strategi dari para kreator tersebut menjadi referensi baginya untuk terus belajar dan mengembangkan kemampuan.
Meski demikian, AxeGOD menilai bahwa seorang pemain tidak seharusnya hanya menjadi peniru.
"Kita boleh belajar dari pemain lain, tetapi jangan hanya meniru gaya bermain mereka. Setiap orang memiliki kemampuan dan karakter berbeda. Menurut saya, penting untuk menemukan identitas permainan sendiri," ujarnya.
Melalui identitas AxeGOD, Habir ingin membangun karakter sebagai kreator yang tidak hanya menampilkan permainan, tetapi juga mengedepankan pemahaman strategi.
IQ War, Kunci Membaca Situasi Pertempuran
Dalam permainan Free Fire, kemampuan membaca situasi menjadi salah satu faktor yang dapat memengaruhi hasil pertandingan.
Pemain dituntut mampu memperhatikan posisi lawan, kondisi zona, ketersediaan perlengkapan, penggunaan Gloo Wall, hingga kemungkinan jalur rotasi musuh.
Setiap keputusan harus dipertimbangkan berdasarkan kondisi yang sedang berlangsung.
Pada awal pertandingan, pemain perlu memprioritaskan pencarian senjata dan perlengkapan. Sementara ketika memasuki zona akhir, strategi harus semakin matang karena ruang gerak semakin terbatas dan risiko pertempuran meningkat.
AxeGOD menilai pemain tidak harus selalu mengambil inisiatif menyerang. Dalam kondisi tertentu, mempertahankan posisi dan menunggu momentum justru menjadi pilihan yang lebih menguntungkan.
"Pemain harus bisa berpikir beberapa langkah ke depan. Jangan hanya fokus pada musuh yang ada di depan mata, tetapi perhatikan juga posisi lawan, kondisi zona, dan kemungkinan pergerakan musuh berikutnya," jelasnya.
Menurutnya, kemampuan mengambil keputusan pada waktu yang tepat merupakan bagian penting dari perkembangan seorang pemain.
Enam Prinsip AxeGOD untuk Meningkatkan Kualitas Permainan
Untuk membantu pemain mengembangkan kemampuan, AxeGOD menekankan enam prinsip yang dapat diterapkan dalam permainan Free Fire.
1. Mengembangkan IQ War, bukan hanya Aim
Kemampuan membidik memang penting, tetapi pemain juga harus mampu membaca keadaan sebelum memutuskan menyerang, bertahan, atau berpindah posisi.
2. Memahami karakteristik senjata
Setiap senjata memiliki karakteristik berbeda. Pemain perlu memahami recoil, damage, jarak efektif, dan cara penggunaannya agar dapat menentukan pilihan sesuai situasi.
3. Membaca permainan sebelum pertempuran dimulai
Arah pesawat, lokasi zona, pergerakan Blue Zone, dan jalur rotasi dapat menjadi informasi penting untuk menentukan strategi sejak awal pertandingan.
4. Memanfaatkan lingkungan permainan
Batu, pohon, bangunan, dataran tinggi, serta Gloo Wall dapat dimanfaatkan sebagai perlindungan dan sarana mendapatkan posisi yang lebih menguntungkan.
5. Mengelola sumber daya secara bijak
Peluru, Gloo Wall, dan item penyembuhan perlu digunakan dengan perhitungan. Pemain harus memastikan masih memiliki sumber daya untuk menghadapi pertempuran berikutnya.
6. Melatih mental melalui Solo versus Squad
Mode Solo versus Squad dapat menjadi sarana untuk melatih mental, meningkatkan kemampuan membaca situasi, serta membiasakan diri mengambil keputusan ketika menghadapi tekanan.
"Jangan hanya mengejar jumlah eliminasi. Kita juga harus belajar dari setiap kesalahan. Evaluasi permainan sendiri jauh lebih penting daripada terus menyalahkan keadaan atau rekan satu tim," kata AxeGOD.
Penguasaan Senjata dan Komunikasi Menjadi Faktor Penting
Selain IQ War, AxeGOD juga menyoroti pentingnya penguasaan senjata dan komunikasi dalam permainan tim.
Menurutnya, pemain perlu memahami kelebihan dan kekurangan setiap senjata agar tidak salah mengambil keputusan ketika menghadapi lawan.
"Mengenal senjata bukan sekadar tahu damage-nya besar atau kecil. Kita juga harus memahami recoil, jarak efektif, dan situasi yang tepat untuk menggunakannya," tuturnya.
Dalam permainan squad, komunikasi menjadi fondasi penting untuk membangun koordinasi.
Informasi mengenai posisi musuh, jumlah lawan, kondisi perlengkapan, hingga momentum penyerangan harus disampaikan secara jelas agar seluruh anggota tim dapat mengambil keputusan yang tepat.
"Dalam permainan squad, komunikasi itu sangat penting. Tim yang kompak bukan berarti harus banyak bicara, tetapi bagaimana setiap anggota bisa memberikan informasi yang tepat, singkat, dan mudah dipahami," tambahnya.
Ia menilai kemampuan individu yang tinggi belum tentu menjamin kemenangan apabila tidak didukung kerja sama dan koordinasi yang baik.
Konten Gaming sebagai Sarana Berbagi Pengetahuan
Di tengah perkembangan industri digital, kreator konten memiliki peran dalam membangun ekosistem komunitas yang lebih positif.
AxeGOD melihat bahwa permainan gaming dapat menjadi sarana untuk mengembangkan sejumlah keterampilan, seperti berpikir kritis, menyusun strategi, berkomunikasi, bekerja sama, serta mengambil keputusan dalam situasi penuh tekanan.
Namun, ia juga menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara aktivitas bermain dan tanggung jawab sehari-hari.
"Saya ingin konten yang saya bagikan bukan hanya menjadi hiburan, tetapi juga memberikan manfaat bagi pemain lain. Harapannya, mereka bisa mendapatkan ilmu, belajar strategi, dan meningkatkan kualitas permainan," ungkapnya.
Baginya, menjadi pemain yang baik tidak semata-mata diukur dari jumlah kemenangan atau banyaknya lawan yang berhasil dikalahkan.
Sportivitas, kedisiplinan, kemampuan mengevaluasi kesalahan, serta sikap menghargai rekan satu tim merupakan bagian penting dari perjalanan seorang pemain.
Bawa Nama Sintang ke Ekosistem Digital
Berasal dari Sintang, Kalimantan Barat, M. Habir Kartayasa membawa identitas AxeGOD sebagai bagian dari kiprahnya di dunia konten gaming.
Kehadirannya menjadi gambaran bahwa perkembangan ekosistem digital memberikan kesempatan bagi generasi muda dari berbagai daerah untuk berkarya, membangun identitas, dan menjangkau komunitas yang lebih luas.
Ia berharap semakin banyak pemain Free Fire yang tidak hanya berorientasi pada kemenangan, tetapi juga memiliki kemauan untuk terus belajar dan meningkatkan kualitas permainan.
"Saya berharap semakin banyak pemain yang memahami bahwa kemenangan bukan segalanya. Sportivitas, kerja sama, saling menghargai, dan kemauan untuk terus belajar juga merupakan bagian dari menjadi pemain yang hebat," ujarnya.
Bagi AxeGOD, kemenangan sejati bukan sekadar tentang siapa yang paling cepat menarik pelatuk, melainkan siapa yang paling cerdas membaca keadaan, memahami strategi, dan mengambil keputusan.
Dari Sintang, ia membawa pesan sederhana bagi komunitas gaming: menjadi hebat bukan hanya tentang kemampuan mengalahkan lawan, tetapi juga tentang kemauan untuk terus berkembang.
PROFIL TOKOH
M. HABIR KARTAYASA (AXEGOD)
Nama lengkap: M. Habir Kartayasa
Nama kreator: AxeGOD
Tanggal lahir: 12 April 2001
Usia: 25 tahun (berdasarkan profil yang diberikan)
Domisili: Sintang, Kalimantan Barat
Profesi: Content Creator
Fokus konten: Gaming dan strategi Free Fire
Tentang AxeGOD
AxeGOD merupakan identitas kreator M. Habir Kartayasa yang memiliki perhatian terhadap dunia gaming, khususnya Free Fire. Melalui pendekatan konten gaming dan strategi permainan, ia menekankan pentingnya IQ War, penguasaan senjata, komunikasi tim, manajemen sumber daya, serta kemampuan mengambil keputusan sebagai bagian dari pengembangan kualitas pemain. (*)
