KETIK, JAKARTA – Militer Amerika Serikat (AS) menyatakan telah menyelesaikan operasi serangan udara terhadap sejumlah lokasi di wilayah selatan Iran.
Serangan tersebut dilaporkan menjadi salah satu operasi militer terbesar Washington terhadap aset pertahanan Iran dalam beberapa waktu terakhir.
Dilansir dari Al Jazeera pada Rabu 8 Juli 2026 dijelaskan, Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) menyebut, serangan ini dimulai pada Selasa 7 Juli 2026.
Serangan ini dilakukan sebagai respons atas dugaan serangan Iran terhadap tiga kapal komersial yang melintasi kawasan Selat Hormuz.
Dalam keterangannya, CENTCOM mengklaim pasukannya berhasil menghantam lebih dari 80 target menggunakan amunisi presisi.
Operasi udara tersebut berlangsung sekitar empat jam sebelum akhirnya dinyatakan selesai.
Sementara itu, para pemimpin militer Iran mengecam tindakan tersebut dan berjanji akan memberikan respons keras.
Mereka menegaskan tidak akan membiarkan adanya campur tangan asing terhadap pengelolaan Selat Hormuz, jalur pelayaran penting bagi perdagangan energi dunia. (*)
AS Serang Iran Lagi, Teheran Respon Akan Serang Balik
8 Juli 2026 12:08 8 Jul 2026 12:08
Hanifuddin Musa, Gumilang
Redaksi Ketik.com
Amerika Serikat kembali serang Iran pada Selasa, 7 Juli 2026 waktu Iran. (Foto: Al Jazeera)
Tags:
Selat HormuzBaca Juga:
Prabowo Utus Ketua MPR dan Menlu Hadiri Pemakaman Khamenei di IranBaca Juga:
Indonesia Kirim Dubes Untuk Hadiri Upacara Penghormatan Tokoh Iran Ayatollah Ali KhameneiBerita Lainnya oleh Hanifuddin Musa
28 Oktober 2026 21:04
Usai Demo di DPRD Kota Malang, Aliansi Rakyat Bangkit Bersatu Kompak Pungut Sampah
28 Oktober 2026 14:53
Ayah Wali Kota Kediri Edy Herwiyanto Diperiksa Propam Polri, Terkait Apa?
28 Oktober 2026 13:45
Jelang Aksi Demo! Polri Ajak Masyarakat Sampaikan Aspirasi Dengan Tertib dan Damai
28 Oktober 2026 13:07
Terpilih Jadi Wali Kota Mississauga, Ini Pesan Alvin Tedjo Untuk Warganya
28 Oktober 2026 12:39
Alvin Tedjo Keturunan Indonesia Terpilih Jadi Wali Kota Mississauga di Kanada, Ini Profilnya
