KETIK, SITUBONDO – Suasana duka menyelimuti prosesi pemakaman Murtafia (34) seorang bidan yang diduga menjadi korban pembunuhan yang dilakukan Ahmad Riski suaminya sendiri, Senin 7 Juni 2026.
Tangis haru pecah mengiringi perjalanan terakhir almarhumah menuju tempat peristirahatan terakhirnya. Anak pertama korban tampak tak kuasa menahan kesedihan saat jenazah dimakamkan, dia memeluk pusaranya sambil di iringi Isak tangis keluarga, kerabat, dan warga yang hadir menambah pilu suasana pemakaman.
Mereka mengenang almarhumah sebagai sosok yang baik, ramah, dan mengabdikan dirinya untuk melayani masyarakat di bidang kesehatan. "Ibu kenapa meninggal saya sendirian," kata anak pertama korban sambil memeluk pusara ibunya.
Sementara itu, Bella adik korban juga menangis histeris sambil mengatakan, kakak kasihan sendirian disini, saya ngga mau pulang mau menemani kakak di sini.
Pihak keluarga berharap pelaku mendapatkan hukuman yang setimpal sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
Kepergian almarhumah meninggalkan duka mendalam, terutama bagi anak-anaknya dan keluarga yang ditinggalkan.
Almarhumah meninggalkan 3 orang anak, anak pertama dari suami pertamanya dan dua anak dari suami keduanya yang saat ini menjadi tersangka.
Tangis dan doa mengiringi pemakaman korban sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada sosok yang selama ini dikenal berdedikasi dalam pekerjaannya sebagai bidan. (*)
Prosesi Pemakaman Bidan yang Diduga Dibunuh Suaminya Diiringi Tangis Anak dan Keluarga
8 Juni 2026 11:56 8 Jun 2026 11:56
Heru Hartanto, Mustopa
Redaksi Ketik.com
Prosesi pemakaman korban pembunuhan di Dusun Blitok Kidul, Desa Blitok, Kecamatan Bungatan, Kabupaten Situbondo, Jatim, Minggu 7 Juni 2026 (Foto: Heru Hartanto/ketik.com)
Tags:
prosesi pemakaman korban pembunuhan Diiringi Tangisan anak Dan KeluargaBaca Juga:
Sidang Pembunuhan Bidan RSUD Besuki Masuki Tahap Pemeriksaan SaksiBaca Juga:
Gus An’im Soroti Nikah Siri untuk Sembunyikan Poligami, Perempuan dan Anak Bisa Jadi KorbanBaca Juga:
Kakak Beradik Terduga Pembunuh Rekan Main Domino di Abdya Ditangkap PolisiBaca Juga:
Kapolres Blitar Sambangi SLB Negeri Talun, Soroti Hak Setara Anak Berkebutuhan KhususBaca Juga:
Peringati Hari Jadi Besuki Ke-262, Wabup Situbondo Ikuti Prosesi Napak Tilas Jejak Ki Pate AlosBerita Lainnya oleh Heru Hartanto
28 Oktober 2026 21:16
Anggota DPR DPR RI Nasim Khan Kawal MoU Pemkab Situbondo-Pelindo, Pelabuhan Panarukan Disiapkan Bangkit Lagi!
28 Oktober 2026 19:40
Bangkitkan Kejayaan Pelabuhan Panarukan, Bupati Situbondo dan Pelindo Adakan MoU
28 Oktober 2026 15:53
Program Vorsa UMKM Situbondo Kini Bisa Diajukan Lewat BRI
28 Oktober 2026 01:12
Di Situbondo, Ketua Umum dan Rais 'Aam PBNU Resmikan Auditorium Kiai As’ad
27 Oktober 2026 16:59
Wabup Situbondo dan KSOP Kelas IV Panarukan Bahas Perkembangan Pelabuhan Jangkar
