KETIK, SURABAYA – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan komitmen pemerintah provinsi untuk melanjutkan sinergi dengan Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Piek Budyakto dalam menjaga stabilitas keamanan, mendukung pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Komitmen tersebut disampaikan Khofifah saat menghadiri acara lepas sambut Pangdam V/Brawijaya dari Mayjen TNI Rudy Saladin kepada Mayjen TNI Piek Budyakto di Gedung Balai Prajurit Kodam V/Brawijaya, Rabu malam, 28 Oktober 2026.
Dalam kesempatan itu, Khofifah menyambut kedatangan Mayjen TNI Piek Budyakto sekaligus menyampaikan apresiasi kepada Mayjen TNI Rudy Saladin atas dedikasi dan kerja sama selama bertugas di Jawa Timur.
“Hari ini tongkat estafet kepemimpinan berpindah dari Mayjen TNI Rudy Saladin kepada Mayjen TNI Piek Budyakto. Untuk itu, kami menyampaikan selamat datang dan selamat bertugas di Bumi Majapahit,” kata Khofifah.
“Malam hari ini juga kita melepas Mayjen TNI Rudy Saladin supaya bisa terbang tinggi dan tinggi lagi. Terima kasih atas partnership dan dedikasi beliau yang luar biasa,” tambahnya.
Menurut Khofifah, sinergi dan kolaborasi seluruh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menjadi salah satu kunci dalam mendukung pembangunan Jawa Timur. Karena itu, kemitraan antarlembaga perlu terus diperkuat agar berbagai program dapat berjalan selaras dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Saya meyakini sukses yang tercapai ini karena sinergi dan kolaborasi Forkopimda Jawa Timur. Ini adalah bagian dari partnership kita semua" imbuhnya.
Khofifah menjelaskan, kerja sama tersebut perlu diwujudkan melalui silaturahmi harakiyah, yakni hubungan yang tidak hanya terjalin secara personal, tetapi juga dilanjutkan dengan kerja nyata dan kesinambungan program.
“Silaturahmi ini bukan sekadar menjaga hubungan baik, tetapi juga silaturahmi harakiyah, yakni menyambungkan program dan memperkuat kerja bersama,” terangnya.
Ia menambahkan, Jawa Timur memiliki 38 kabupaten/kota sehingga membutuhkan koordinasi yang kuat dari seluruh pihak untuk mendukung pembangunan daerah.
“Jawa Timur memiliki sekitar 37 persen dari total luas wilayah Pulau Jawa dengan 38 kabupaten/kota, jumlah terbanyak di Indonesia. Karena itu, sinergi seluruh pihak menjadi sangat penting dalam membangun Jawa Timur,” bebernya.
Menurut Khofifah, sinergi Pemprov Jatim dan Kodam V/Brawijaya diwujudkan melalui sejumlah program kolaborasi. Di antaranya pembangunan rumah tidak layak huni (RTLH) menjadi rumah layak huni, pengembangan SMAN 5 Taruna Brawijaya serta dukungan terhadap pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).
“Alhamdulillah, berbagai program konkret sangat banyak kami realisasikan bersama. Ini adalah wujud sinergi lintas sektor. Tujuannya tentu supaya kesejahteraan masyarakat bisa terus ditingkatkan,” lanjutnya.
Selain mendukung pembangunan, kolaborasi kedua pihak juga berperan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Upaya tersebut dilakukan melalui penanganan dinamika unjuk rasa pada akhir Agustus 2025 serta pemberantasan premanisme.
Koordinasi lintas lembaga juga diperkuat melalui pembentukan satuan tugas terpadu penanganan premanisme berdasarkan Keputusan Gubernur serta penerbitan Surat Edaran Bersama Gubernur Jawa Timur, Kapolda Jawa Timur dan Pangdam V/Brawijaya mengenai penggunaan sistem pengeras suara di wilayah Jawa Timur.
Ke depan, Khofifah menekankan pentingnya kesiapsiagaan bersama dalam menghadapi berbagai tantangan mulai dari dinamika sosial dan ekonomi, perkembangan teknologi informasi hingga potensi bencana. Menurutnya, komunikasi dan koordinasi diperlukan agar setiap persoalan dapat diantisipasi dan ditangani sesuai tugas serta kewenangan masing-masing.
“Semoga keamanan dan ketertiban masyarakat Jawa Timur dapat terus terjaga. Karena itu, komunikasi dan koordinasi harus terus diperkuat agar berbagai persoalan dapat diantisipasi dan ditangani secara tepat,” katanya.
Bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda, Khofifah juga mengajak seluruh pihak untuk menjaga semangat persatuan melalui kerja nyata dan pengabdian kepada masyarakat.
“Kepemimpinan dan tempat tugas dapat berganti, tetapi hubungan baik dan semangat kebersamaan harus tetap terjaga. Inilah yang menjadi modal penting untuk terus menjaga Jawa Timur tetap aman, kondusif dan mendukung kesejahteraan masyarakat,” lanjutnya.
Khofifah kembali menyampaikan apresiasi kepada Mayjen TNI Rudy Saladin atas kebersamaan dan kerja sama yang telah terjalin selama bertugas di Jawa Timur. Ia berharap Rudy Saladin beserta keluarga senantiasa diberikan kesehatan dan kelancaran dalam menjalankan amanah di tempat tugas yang baru.
“Terima kasih kepada Mayjen TNI Rudy Saladin atas kebersamaan, komunikasi dan kerja sama yang telah terjalin selama bertugas di Jawa Timur” jelasnya.
Sementara itu, Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Piek Budyakto menyatakan kesiapannya untuk melanjutkan sinergi dengan Pemprov Jatim dalam mendukung pembangunan dan menjaga stabilitas wilayah.
“Kami sangat senang disambut dengan baik di Jawa Timur. Kami meyakini berbagai potensi yang dimiliki Jawa Timur merupakan kekuatan penting bagi kawasan sekitarnya,” ujar Piek.
Ia juga berharap dukungan dan arahan dari Gubernur Khofifah serta jajaran Forkopimda dapat memperkuat pelaksanaan tugasnya sebagai Pangdam V/Brawijaya.
“Dengan kepemimpinan Ibu Khofifah, kami optimistis dapat menjalankan tugas dengan baik. Kami mohon arahan dan dukungan agar bisa melanjutkan hubungan baik yang telah dirintis oleh Mayjen TNI Rudy Saladin. Terima kasih atas berbagai kemajuan yang telah dibangun di Kodam V/Brawijaya. Semoga sinergi ini dapat terus terjaga dan semakin kuat,” tutur dia.
Pada kesempatan sama, Mayjen TNI Rudy Saladin menyampaikan terima kasih kepada jajaran Forkopimda Jawa Timur atas dukungan dan sinergi selama dirinya menjabat sebagai Pangdam V/Brawijaya. Ia berharap kerja sama yang telah terbangun dapat terus berlanjut di bawah kepemimpinan Mayjen TNI Piek Budyakto.
“Terima kasih atas seluruh sinergi yang telah terbangun selama ini. Saya yakin Kodam V/Brawijaya akan terus maju. Saya juga memohon doa dan dukungan agar diberikan kelancaran serta kemudahan dalam menjalankan tugas di tempat yang baru,” katanya.
Rudy juga mengapresiasi dukungan Gubernur Khofifah dalam pelaksanaan berbagai program prioritas di Jawa Timur. Menurutnya, kerja sama tersebut memberikan banyak pengalaman berharga selama bertugas.
“Banyak pelajaran dan pengalaman yang saya dapatkan selama bertugas di Kodam V/Brawijaya. Berbagai program prioritas Ibu Gubernur dapat segera kami tindak lanjuti melalui langkah-langkah konkret. Terima kasih atas dukungan dan kerja sama yang telah terjalin. Semoga sinergi dan kolaborasi ini terus berlanjut bersama Mayjen TNI Piek Budyakto," tutupnya. (*)
