[FOTO] Menengok Perpaduan Tiga Budaya di Kompleks Pesarean Gunung Kawi Malang
20 Juli 2026 14:17 20 Jul 2026 14:17
Gerbang menuju Pendopo Pesarean Gunung Kawi. Tertulis angka 1871 yang merupakan tahun wafatnya Eyang Djoego. (Foto: Dendy/Ketik.com)
Prasasti yang berisi riwayat hidup Eyang Djoego, terdapat di depan Pendopo Gunung Kawi. (Foto: Dendy/Ketik.com)
Pagelaran wayang kulit dengan lakon ruwatan berlakon Ruwatan Murwakala (Foto: Dendy/Ketik.com)
Seorang peziarah sedang melewati Masjid RM Iman Soedjono. Masjid yang dibangun pada 1970-an ini memiliki arsitektur ala Demak. (Foto: Dendy/Ketik.com)
Ritual Ciamsi yang dilakukan di depan Kelenteng Dewi Kwan Im di Kompleks Pesarean Gunung Kawi Kabupaten Malang. (Foto: Dendy/Ketik.com)
Tags:
gunung kawi Pesarean Gunung Kawi Eyang Djoego pesugihan Gunung Kawi Ciamsi Gunung Kawi Gunung Kawi Kabupaten MalangBerita Lainnya oleh Dendy Ganda Kusumah
28 Oktober 2026 11:05
Tinggalkan Arema FC, Ini Kata Perpisahan Mengharukan Marcos Santos
28 Oktober 2026 10:26
Susul Inggris, Jepang Imbau Warga Siapkan Persediaan Darurat di Rumah
28 Oktober 2026 10:06
Pemerintah Inggris Minta Warga Siapkan Persediaan Darurat, Ada Apa?
23 Oktober 2026 13:08
Andre Caldas Jadi Nakhoda Interim Arema FC Gantikan Marcos Santos
23 Oktober 2026 12:36
Aliran Air Tugu Tirta Malang Terganggu 9 Jam, Ini Daftar Wilayah Terdampak
23 Oktober 2026 11:11
Paceklik Kemenangan, Arema FC Resmi Pecat Marcos Santos
Trending
Pansel KPU 2027–2032 Sudah Dibentuk, Tinggal Tunggu Pengumuman Presiden
Perjuangan Achmad Hasan Basri, Pengusaha Tape Mayangsari Jember yang Tembus Pasar Jepang hingga Mekkah
Keputusan Wasit Berubah, Banteng VC Walkout di Final NJU Cup 2026
Kakak Beradik Terduga Pembunuh Rekan Main Domino di Abdya Ditangkap Polisi
