KETIK, PASAMAN BARAT – Bupati Pasaman Barat Yulianto menegaskan pemerintah daerah membutuhkan kritik dan masukan dari pers untuk memperbaiki kebijakan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mendorong pembangunan daerah.
Ia mengajak insan pers memperkuat sinergi dengan pemerintah tanpa mengabaikan independensi dan profesionalisme jurnalistik.
“Pemerintah daerah membutuhkan kritik dan masukan dari pers untuk memperbaiki kebijakan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mendorong pembangunan Pasaman Barat. Kami siap bersinergi dengan PWI dan seluruh insan pers, dengan tetap menghormati independensi dan profesionalisme jurnalistik,” kata Yulianto.
Pernyataan itu disampaikan saat menghadiri pelantikan pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI) Kabupaten Pasaman Barat periode 2026–2029 di Aula Kantor Bupati Pasaman Barat, Kamis, 29 Oktober 2026.
Pelantikan tersebut mengusung tema “Membangun Sinergi, Mengedepankan Pers Berintegritas di Pasaman Barat”.
Baca Juga:
Kapolres Pasbar Gandeng PWI Jaga Kamtibmas dan Tangkal Informasi KeliruYulianto mengucapkan selamat kepada pengurus yang baru dilantik dan berharap amanah organisasi dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Menurutnya, pers tidak hanya berperan menyampaikan informasi kepada masyarakat, tetapi juga menjadi mitra kritis pemerintah dalam mengevaluasi kebijakan dan pelaksanaan pembangunan.
Ia menegaskan, kritik konstruktif diperlukan sebagai bahan evaluasi agar kebijakan pemerintah semakin tepat sasaran dan pelayanan publik terus meningkat. Karena itu, komunikasi antara pemerintah dan wartawan perlu diperkuat tanpa membatasi kebebasan pers dalam menjalankan fungsi kontrol sosial.
Dalam kesempatan itu, Yulianto juga mengapresiasi dukungan Anggota DPR RI Benny Utama terhadap pembangunan Pasaman Barat.
Ia berharap koordinasi pemerintah daerah dengan wakil rakyat di tingkat pusat terus ditingkatkan, termasuk untuk mendorong program pendidikan seperti sekolah terintegrasi dan sekolah rakyat guna memperluas akses pendidikan berkualitas bagi masyarakat.
Baca Juga:
Struktur Pengurus PWI Pasaman Barat 2026–2029 Rampung, Segera Diajukan ke PWI SumbarBenny Utama Tekankan Peran Strategis Pers
Anggota DPR RI Benny Utama menilai pelantikan pengurus PWI dan IKWI menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antarelemen pembangunan di Pasaman Barat.
Ia berharap kepengurusan baru mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia wartawan, menjaga etika jurnalistik, dan mempertahankan kepercayaan publik.
“Pers memiliki peran strategis dalam demokrasi, terutama sebagai penyampai informasi dan pengawas jalannya pemerintahan. Saya berharap wartawan PWI Pasaman Barat terus menjaga integritas, mematuhi kode etik jurnalistik, serta menyampaikan kritik berdasarkan fakta dan bertujuan konstruktif,” ujar Benny.
Menurutnya, kritik yang disampaikan pers harus berdasarkan fakta, mengikuti kaidah jurnalistik, dan dapat dipertanggungjawabkan. Dengan demikian, pemberitaan dapat menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah sekaligus mendorong perbaikan kebijakan dan pembangunan daerah.
Momentum Kebangkitan Organisasi
Sementara itu, Ketua PWI Provinsi Sumatera Barat, Widya Navies, menyebut pelantikan tersebut menjadi momentum penting bagi kebangkitan organisasi PWI di Pasaman Barat.
Ia menjelaskan, sejak 2014 PWI Pasaman Barat belum memiliki kepengurusan definitif dan dijalankan melalui pelaksana tugas (Plt).
“Pelantikan ini menjadi momentum penting bagi kebangkitan PWI Pasaman Barat setelah sekian lama belum memiliki kepengurusan definitif. Kami berharap pengurus yang baru dapat menjaga kekompakan, memperkuat konsolidasi organisasi, dan meningkatkan profesionalisme wartawan,” kata Widya.
Ia berharap kepengurusan periode 2026–2029 mampu menyusun program kerja yang bermanfaat bagi wartawan dan masyarakat, sekaligus memperkuat pembinaan anggota serta kualitas jurnalistik di daerah.
Junir Sikumbang: Sinergi Tidak Menghilangkan Fungsi Kontrol
Pada kesempatan yang sama, Ketua PWI Kabupaten Pasaman Barat, M. Junir Sikumbang, menegaskan PWI siap bersinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat tanpa mengabaikan independensi pers.
Menurutnya, sinergi bukan berarti menghilangkan fungsi kontrol, melainkan membangun hubungan profesional yang tetap berlandaskan fakta, Kode Etik Jurnalistik, dan peraturan perundang-undangan.
“PWI Pasaman Barat siap bersinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat untuk mendukung pembangunan. Namun, sinergi bukan berarti menghilangkan fungsi kontrol pers. Kami berkomitmen menjaga independensi, mematuhi kode etik jurnalistik, dan menghasilkan pemberitaan yang akurat serta dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Junir.
Ia juga mengajak seluruh pengurus dan anggota menjaga kekompakan, meningkatkan kualitas karya jurnalistik, serta menghindari pemberitaan yang mengandung fitnah, provokasi, atau informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.
Junir sebelumnya terpilih secara aklamasi sebagai Ketua PWI Kabupaten Pasaman Barat dalam Konferensi Luar Biasa (KLB) pada 16 Oktober 2026.
Altas Maulana Jelaskan Proses Pembentukan Pengurus
Sebelumnya, Ketua Panitia Pelantikan, Altas Maulana, dalam.sambutannya menjelaskan pembentukan kepengurusan definitif diawali dengan KLB pada 16 Oktober 2026. Dalam konferensi tersebut, M. Junir terpilih secara aklamasi sebagai Ketua PWI Kabupaten Pasaman Barat untuk masa bakti 2026–2029.
Selanjutnya, PWI Provinsi Sumatera Barat menerbitkan surat keputusan kepengurusan pada 22 Oktober 2026 sebagai dasar pembentukan kepengurusan definitif tersebut.
“Pelantikan ini dapat terlaksana berkat dukungan Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat dan seluruh pihak yang telah membantu. Kami menyampaikan terima kasih atas dukungan tersebut dan berharap kepengurusan PWI Pasaman Barat periode 2026–2029 dapat menjalankan amanah organisasi dengan baik,” kata Altas.
Pelantikan turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala organisasi perangkat daerah (OPD), Ketua TP-PKK Pasaman Barat Ny. Sifrowati Yulianto, Ketua Dharma Wanita Persatuan Ny. Erisa Doddy San Ismail, tokoh masyarakat, serta sejumlah pemangku kepentingan lainnya.
Berikut susunan pengurus PWI Kabupaten Pasaman Barat yang dilantik:
1. Ketua: M. Junir
2. Sekretaris: Yulison
3. Wakil Sekretaris: Yaser Arafat, SH
4. Bendahara: Altas Maulana M
5. Bidang Organisasi: Yusran Parsela
6. Bidang Pendidikan dan Peningkatan Kompetensi: Muhammad Bisri Batu Bara
7. Bidang Advokasi dan Pembelaan Wartawan: Ahmad Romi, SH, MH
8. Bidang Kesejahteraan: Roni Paslah, SH
9. Bidang Kerja Sama dan Kemitraan: Wisnu A. Utama
10. Bidang Multimedia dan Teknologi Informasi: Wawan Saputra
11. Bidang Olahraga: Dodi Ifanda, SH
12. Bidang Pengelolaan Aset: Ade Media Saputra
Dengan dilantiknya kepengurusan baru, PWI dan IKWI Pasaman Barat diharapkan semakin berperan dalam memperkuat profesionalisme wartawan, menjaga integritas jurnalistik, serta membangun kemitraan yang sehat dengan pemerintah dan masyarakat.(*)