KETIK, MALANG – Sebuah ruko yang difungsikan sebagai tempat usaha laundry di Jalan Sigura-Gura Kecamatan Lowokwaru Kota Malang, hancur akibat ledakan yang diduga berasal dari gas elpiji bocor pada Jumat, 30 Oktober 2026 siang. Akibatnya, empat orang karyawan mengalami luka-luka dan harus dilarikan ke fasilitas medis terdekat.

Kapolsek Lowokwaru, Kompol Anang Tri Hananta mengatakan, pihaknya menerima laporan dari warga terkait peristiwa ledakan tersebut. Tidak berselang lama, kepolisian bersama Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Malang dan tim medis segera mendatangi lokasi kejadian.

"Jadi, warga dikejutkan dengan adanya ledakan dari dalam ruko Gangnam Laundry pada pukul 12.21 WIB.  Usai menerima laporan, kami segera mendatangi lokasi kejadian," jelasnya kepada Ketik.com.

Setelah tiba di lokasi, petugas bersama warga mengevakuasi para korban ke fasilitas kesehatan. Empat orang karyawan laundry dilarikan ke Klinik Daqu dan RS Hermina Malang untuk mendapatkan penanganan medis. 

"Keempat korban adalah Indri (22) asal Jember. Dia mengalami luka di bagian leher dan dirawat di RS Hermina, lalu Mayangsari asal Mojokerto, Nayaka asal Kudus, dan Gima asal Bojonegoro dirawat di Klinik Daqu," bebernya. 

Baca Juga:
Dari Lapangan Hijau ke Medan Juang, Kisah Pemain Persebaya Soegiarto Hidup di Parade Surabaya Juang 2026

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, polisi memastikan bahwa kejadian tersebut murni kecelakaan kerja akibat adanya kebocoran aliran gas yang berasal dari elpiji 12 kilogram. "Dugaan sementara, terjadi ledakan akibat kebocoran gas elpiji," ungkapnya. 

Namun untuk memastikan secara detail, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut. Termasuk, menghitung kerugian materil serta memastikan aspek keamanan di sekitar lokasi kejadian. 

"Di lokasi kejadian sudah disteril dan kami pasang garis polisi (police line). Hingga kini, masih dilakukan penyelidikan bersama INAFIS Polresta Malang Kota," tandasnya. 

Baca Juga:
Masuk Hari Ke-10, Petugas Masih Berburu Titik Panas di TPA Supit Urang Kota Malang