KETIK, LEBAK – Gubernur Banten Andra Soni mengungkap capaian pembangunan infrastruktur pendidikan dan pertanian dalam dua tahun terakhir saat menghadiri Musyawarah Provinsi (Musprov) Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Banten.

Kegiatan tersebut digelar di Grand Keisha, Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Selasa 3 November 2026.

Di hadapan pengusaha, Andra menyebut perbaikan sekolah menjadi salah satu fokus utama pemerintah. Sebelum adanya program Makan Bergizi Gratis (MBG), keterbatasan anggaran membuat banyak sekolah tidak tersentuh perbaikan.

"Sebelum ada MBG, banyak sekolah-sekolah kami tidak mampu kami perbaiki. Sekarang ratusan sekolah dalam dua tahun terakhir, bahkan mendekati angka ribuan sekolah, diperbaiki oleh pemerintah," ujar Andra Soni.

Selain pendidikan, sektor pertanian juga menunjukkan hasil positif. Sepanjang 2025, pemerintah pusat telah memperbaiki irigasi sepanjang 81 kilometer di Banten.

Baca Juga:
Poktan di Sajira Lebak Dapat Bantuan Traktor Roda Empat dari Kementan Lewat Aspirasi TMI

"Alhamdulillah dua tahun berturut-turut. Di tahun 2025 datanya yang telah rilis itu 81 kilometer irigasi diperbaiki oleh program pemerintah pusat dan mengairi lebih dari 10.000 hektare sawah yang tadinya panen dua kali kini tiga kali," katanya.

Andra menegaskan, capaian tersebut tidak lepas dari peran dunia usaha sebagai mitra strategis pemerintah.

"Pengusaha Indonesia Banten ini merupakan mitra dari pemerintah dalam rangka mengejot pertumbuhan ekonomi. Kita butuh pengusaha, pengusaha butuh pemerintah untuk memastikan bahwa dunia usaha di Provinsi Banten berjalan sesuai dengan harapan kita," ucapnya.

Ia pun meminta Kadin Banten terus memberikan masukan untuk pembangunan ekonomi daerah.

Baca Juga:
Berbasis DTSEN, Gubernur Banten Salurkan Bansos Keluarga Tahap Pertama di Kabupaten Tangerang

"Kami membutuhkan saran masukan juga dari kawan-kawan Kadin. Semoga Kadin Banten semakin maju," kata Andra.

Andra optimistis dengan kolaborasi tersebut, perekonomian Banten akan semakin kuat.

"Ini dengan keyakinan penuh bahwa ekonomi daerah kita akan tumbuh lebih kuat dan tangguh," ujar Andra Soni. (*)