KETIK, MALANG
– Perumda Air Minum Tugu Tirta Kota Malang melakukan pemeliharaan (maintenance) dan penggantian pompa secara bertahap di 13 titik Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM).
Langkah ini dilakukan sebagai upaya menjaga keandalan distribusi air bersih sekaligus mengantisipasi potensi kerusakan pompa yang telah berusia lebih dari 10 tahun.
Pengerjaan perdana dijadwalkan berlangsung di Sumur Tidar 1, Kelurahan Karangbesuki, Kecamatan Sukun, mulai Kamis, 5 November 2026 pukul 16.00 WIB besok hingga Jumat, 6 November 2026.
Direktur Utama Perumda Air Minum Tugu Tirta Kota Malang, Priyo Sudibyo, mengatakan bahwa pemeliharaan tersebut merupakan langkah preventif untuk memastikan pelayanan air minum kepada pelanggan tetap terjaga dalam jangka panjang.
Pihaknya memilih melakukan perawatan dan penggantian pompa secara terencana daripada menunggu terjadinya kerusakan mendadak yang berpotensi menyebabkan gangguan distribusi air lebih luas.
"Pemeliharaan ini merupakan bagian dari investasi kami untuk menjaga keberlangsungan pelayanan air minum. Daripada menunggu pompa mengalami kerusakan secara tiba-tiba, lebih baik kami melakukan maintenance secara terencana sehingga potensi gangguan bisa diantisipasi sejak awal," ujar Priyo.
Dia menjelaskan, setiap titik SPAM membutuhkan waktu pengerjaan sekitar 29 jam. Prosesnya dimulai dari pengangkatan pompa lama, stabilisasi sumur, perawatan sumur dan pemeriksaan konstruksi borehole, pemasangan pompa baru, hingga pengujian operasional.
"Setelah pompa beroperasi, masih ada proses normalisasi jaringan. Pengisian jaringan hingga wilayah terujung membutuhkan waktu sedikitnya lima jam. Karena itu, pelanggan yang berada di wilayah lebih jauh atau memiliki elevasi lebih tinggi kemungkinan menerima aliran air normal lebih lambat," jelasnya.
Siapkan Lima Langkah Mitigasi
Priyo memastikan Tugu Tirta telah menyiapkan sejumlah langkah mitigasi agar kebutuhan air masyarakat tetap terpenuhi selama proses pemeliharaan berlangsung.
Ada lima langkah yang disiapkan, yakni sosialisasi langsung kepada masyarakat, membangun grup komunikasi bersama Ketua RW, melakukan rekayasa jaringan distribusi dari sumber air lainnya, memastikan pekerjaan berjalan sesuai jadwal, serta menyiagakan armada tangki air gratis.
"Kami tidak ingin pelanggan menghadapi proses pemeliharaan ini sendirian. Sosialisasi dan koordinasi dengan wilayah terdampak terus kami lakukan. Kami juga menyiapkan tangki air gratis untuk membantu pelanggan yang membutuhkan selama pekerjaan berlangsung," tegasnya.
Bahkan, Tugu Tirta mengusung semangat pelayanan Pantang Pulang Sebelum Pelanggan Tenang sebagai komitmen dalam mendampingi masyarakat selama pekerjaan berlangsung.
Untuk pengerjaan perdana di Sumur Tidar 1, sejumlah kawasan berpotensi mengalami penurunan tekanan hingga terhentinya aliran air sementara.
Wilayah tersebut meliputi Candi, Ranakah, Bukit Tanggul, Kwoka, Telaga Bodas, Puncak Trikora, Puncak Himawan, Esberg, Puncak Esberg, Puncak Tidar, Terminal, Gunung Agung, Salahutu, Gamalama, Kalingkang, Latimojong, Sihabu-habu, Malenggang, Sekicau, Juwet Barat.
Puncak Mandala, Kendang, Ratah Tiga, Lokon, Raya Tidar, Tidar, Tinombala, Kaluta, Meratus, Tambora, Kalbat, Jaya Giri, Kinabalu, Lompo Batang, Malino, Mandala Wangi, Taman Agung, Soputa.
Bukit Barisan, Dieng, Sanggabuana, Burangrang, Gading, Halimun, Arak-arak, Galunggung, Pisang Candi, Rajabasa, Singgalang, Sibayak, Sinabung, Leuser, Klampok Kasri, Bondowoso, dan Kasri.
Pelanggan Diminta Tampung Air
Untuk mengantisipasi kebutuhan selama pekerjaan berlangsung, Priyo mengimbau pelanggan di wilayah terdampak agar menampung air secukupnya sebelum pengerjaan dimulai, terutama sebelum pukul 16.00 WIB pada 5 November 2026.
Apabila persediaan air habis, pelanggan dapat memanfaatkan layanan tangki air gratis dengan menghubungi WhatsApp di nomor 0811-3550-800.
Estimasi pengiriman sekitar satu jam, menyesuaikan antrean permintaan dan kondisi distribusi. Sementara itu, untuk pengaduan maupun informasi terkait pelayanan, pelanggan dapat menghubungi WhatsApp TANIA (Tugu Tirta Asisten Informasi dan Aduan) di nomor 0811-7550-800.
Perkembangan informasi gangguan juga dapat dipantau melalui aplikasi Tugu Tirta Connect (TTC) dan Instagram resmi @perumdatugutirta.
Jadwal Maintenance
Adapun pemeliharaan 13 titik SPAM akan dilakukan secara bertahap mulai November 2026 hingga Januari 2027. Setelah Sumur Tidar 1, pekerjaan berikutnya dijadwalkan di Joyoagung 1 pada 16 November, Tidar 2 pada 19 November.
Joyoagung 2 pada 26 November, Tidar 4 pada 3 Desember, Bandulan pada 21 Desember, Supiturang 2 pada 22 Desember, Dieng 2 pada 4 Januari, Mulyorejo 2 pada 7 Januari, dan Bulutangkis pada 12 Januari 2027.
Sedangkan jadwal pemeliharaan Sumur Juwet 1, Juwet 2, dan Dieng 1 akan diinformasikan lebih lanjut.
Priyo menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan atas potensi ketidaknyamanan selama proses pemeliharaan.
Dia berharap masyarakat dapat memahami dan mendukung langkah tersebut demi peningkatan kualitas pelayanan air minum di Kota Malang.
"Pelayanan yang andal bukan hanya tentang air yang terus mengalir hari ini, tetapi juga memastikan setiap tetes air tetap mengalir dengan baik pada masa mendatang," tuturnya. (*)