KETIK, MALANG – Polresta Malang Kota menggencarkan upaya penanaman disiplin berlalu lintas sejak dini dengan menyasar pelajar sekolah. Langkah preemtif dan preventif ini dilakukan untuk membentuk kesadaran hukum serta menekan angka kecelakaan.
Lewat program Polisi Peduli Sekolah, petugas menyambangi SMP Negeri 22 Kota Malang untuk menberikan edukasi sekaligus mensosialisasikan pelaksanaan Operasi Patuh Semeru 2026. Dalam kegiatan tersebut, diberikan pemahaman mendalam mengenai pentingnya mematuhi aturan berlalu lintas.
Kasatlantas Polresta Malang Kota, Kompol Rio Angga Prasetyo mengatakan, edukasi keamanan dan keselamatan berlalu lintas sengaja menyasar anak sekolah. Dengan harapan, mereka tidak hanya memahami aturan namun konsekuensi dari setiap pelanggaran.
"Kami membangun kesadaran pelajar agar lebih disiplin, memahami aturan, dan menjadikan keselamatan berlalu lintas sebagai kebutuhan. Jadi, bukan hanya sekedar kewajiban semata," jelasnya, Senin, 2 November 2026.
Suasana edukasi berlangsung interaktif, saat Kompol Rio mengajukan sejumlah pertanyaan kepada siswa. Bagi yang berani menjawab pertamyaan, maka pelajar mendapat hadiah berupa helm keselamatan.
Baca Juga:
Tancap Gas! Wali Kota Malang Melepas 336 Atlet Target Puncak POPDA-PEPARPEDA"Pemberian helm tersebut, menjadi bagian dari pesan edukatif untuk mengurangi risiko cedera ketika terjadi kecelakaan lalu lintas," tambahnya.
Sementara itu, Kanit Kamsel Satlantas Polresta Malang Kota, Iptu Juana membeberkan berbagai aspek keselamatan berlalu lintas. Mulai dari pentingnya menaati rambu dan marka jalan, menggunakan perlengkapan keselamatan berkendara, hingga menghindari pelanggaran yang berpotensi memicu kecelakaan.
"Pelanggaran lalu lintas bukan persoalan sepele, apalagi ketika di bawah pengaruh alkohol maupun narkotika. Kondisi tersebut dapat membahayakan keselamatan, karena kemampuan berkonsentrasi dan merespons situasi jalan menjadi terganggu," terangnya.
Oleh karena itu, pihaknya mengajak para pelajar untuk membangun kebiasaan disiplin. Selain menyambangi langsung ke sekolah, kegiatan serupa juga diberikan saat outing class dari jenjang PAUD hingga SD saat berkunjung ke Polresta Malang Kota.
Baca Juga:
Tak Ingin Mulai dari Nol, Bupati Barito Utara Kepincut Smart Water City Tugu Tirta Kota Malang"Kami berharap kepada para siswa untuk berani mengingatkan temannya agar tidak melakukan tindakan yang membahayakan keselamatan. Seperti mengendarai kendaraan bermoto karena masih belum cukup umur, ugal-ugalan, melawan arus, ikut balap liar, hingga boncengan lebih dari satu orang," tandasnya. (*)