KETIK, MALANG – Hujan deras disertai angin kencang menerjang Dusun Blandit Barat, Desa Wonorejo, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, Jumat, 30 Oktober 2026 sore. Akibatnya, 14 bangunan rumah warga dan fasilitas pendidikan mengalami kerusakan.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang, Sadono Irawan, mengatakan cuaca ekstrem tersebut terjadi sekitar pukul 14.45 WIB. Angin bertiup kencang dari arah selatan ke utara hingga menerbangkan sejumlah atap rumah warga.

“Mengakibatkan beberapa atap rumah warga yang terbuat dari genteng atau spandek terbawa angin dari arah selatan ke utara yang sangat kencang,” ungkap Sadono, Sabtu, 31 Oktober 2026.

Berdasarkan pendataan BPBD Kabupaten Malang hingga Sabtu, 31 Oktober 2026, kerusakan terjadi di wilayah RT 01 dan RT 02, RW 01, Dusun Blandit Barat. Dari total bangunan terdampak, tiga rumah mengalami kerusakan sedang, sedangkan 11 rumah lainnya mengalami kerusakan ringan.

Selain rumah warga, bangunan SMP Negeri 4 Satu Atap juga mengalami kerusakan ringan akibat kejadian tersebut.

Baca Juga:
Arema FC Takluk 1-3 dari Bali United di Kandang Sendiri

Sadono menyebutkan, total kerugian akibat bencana tersebut diperkirakan mencapai Rp28,59 juta. Meski demikian, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

“Perkiraan nilai kerugian kurang lebih Rp28,59 juta dan untuk korban jiwa nihil,” katanya.

BPBD Kabupaten Malang terus memantau kondisi di lokasi kejadian dan berkoordinasi untuk mendukung penanganan dampak bencana. Warga terdampak juga membutuhkan sejumlah bantuan untuk memenuhi kebutuhan mendesak.

Bantuan yang dibutuhkan meliputi lima terpal, tiga paket peralatan masak, tiga family kit, tiga paket sandang, dua alat kebersihan, dua kasur lipat, serta 14 paket sembako.

Baca Juga:
Tak Temukan Pelaku, Polisi Tetap Musnahkan Sarana Judi Sabung Ayam di Pakisaji

Sementara itu, upaya penanganan di lokasi telah dilakukan melalui kegiatan kerja bakti yang dimulai pukul 08.00 WIB untuk membersihkan dan memperbaiki area terdampak.

BPBD Kabupaten Malang juga akan menyampaikan informasi lanjutan apabila terdapat perkembangan dalam penanganan dampak cuaca ekstrem tersebut. (*)