KETIK, MALANG – Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang kembali meraih pencapaian membanggakan dengan menempati peringkat ketiga Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) di Indonesia dalam kategori Innovation Rank SCImagi Institutions Rankings 2026.
Capaian ini menjadi wujud komitmen UIN Malang dalam pengembangan institusi. Dengan peringat ini, seluruh sivitas akademika UIN Malang akan terus berupaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan dengan mengembangkan inovasi riset hingga pembelajaran yang berkelanjutan.
Rektor UIN Malang, Prof. Ilfi Nur Diana menyampaikan rasa syukur atas capaian membanggakan ini. Ia menyampaikan bahwa pencapaian ini bukan hanya sekadar banyaknya penelitian sebagai indikator, melainkan pengembangan riset berbasis inovasi dan teknologi menjadi nilai tambah.
"Alhamdulillah, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menempati peringkat ketiga Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) di Indonesia dalam kategori Innovation Rank SCImago Institutions Rankings 2026," ujar Prof. Ilfi Nur Diana.
"Pemeringkatan ini tidak sekadar melihat seberapa banyak penelitian yang dihasilkan, tetapi juga menilai keterkaitan hasil penelitian dengan pengembangan inovasi dan teknologi, antara lain melalui publikasi ilmiah yang dirujuk dalam paten, pengajuan paten, serta dampak teknologi dari hasil penelitian," imbuhnya.
Baca Juga:
Warga Malang Berdonasi Rp11 Juta dan Borong Dagangan PKL untuk Peserta DemoWanita yang kerap disapa Bunda Rektor tersebut menuturkan bahwa prestasi ini juga menjadi pengingat untuk seluruh sivitas akademika agar bisa terus memberikan penelitian yang berkualitas dan bermanfaat bagi masyarakat.
Pencapaian ini tentunya memperkuat budaya riset yang inovatif yang memadukan berbagai interdisipliner di lingkungan kampus. Tak hanya itu, prestasi ini juga mendorong untuk dapat memperluas kolaborasi dengan berbagai pihak.
Selain itu, Prof. Ilfi Nur Diana juga menekankan agar dosen maupun mahasiswa dapat melakukan penelitian yang memiliki manfaat bagi masyarakat Malang.
Tentunya ini menjadi bukti, bahwa UIN Malang bukan hanya sekadar gencar dalam penelitian, namun bagaimana penelitian tersebut dapat dirasakan oleh masyarakat sekitar.
Baca Juga:
Dorong Mahasiswa Kritis, UIN Malang Gelar Dialog Kebangsaan Bersama Tiyo ArdiantoIa juga menekankan agar semua pengembangan ilmu pengetahuan, tetap menjunjung nilai-nilai keislaman serta semangat kemaslahatan. Hal ini yang menjadi pembeda UIN Malang dengan kampus lainnya.
"Ke depan, kami ingin semakin memperkuat budaya riset dan inovasi di lingkungan UIN Malang, memperluas kolaborasi dengan berbagai pihak, serta mendorong agar hasil penelitian dosen dan mahasiswa dapat memberikan solusi bagi kebutuhan masyarakat," tutur Bunda Rektor.
"Kami juga ingin memastikan bahwa pengembangan ilmu pengetahuan tetap berjalan seiring dengan nilai-nilai keislaman dan semangat kemaslahatan," imbuhnya.
Melalui pencapaian ini, Prof. Ilfi Nur Diana berkomitmen untuk mendorong agar tetap semangat berbenah, meningkatkan kualitas pendidikan, hingga berkontribusi nyata dalam masyarakat.
"Bagi kami, prestasi bukanlah garis akhir, melainkan pijakan untuk melangkah lebih jauh. Peringkat ini harus menjadi penyemangat untuk terus berbenah, meningkatkan kualitas, dan menghadirkan kontribusi yang semakin nyata bagi masyarakat, bangsa, dan dunia," jelasnya.(*)