KETIK, SURABAYA – Di tengah padatnya jadwal kegiatan, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa masih menyempatkan menemui petani kopi di Banyuwangi. 

Meski terpantau hujan deras dan waktu menunjukkan pukul 22.30 WIB, Sabtu, 28 Februari 2026, orang nomor wahid di Jawa Timur tersebut rela menembus hujan demi memastikan aspirasi para petani kopi tersampaikan. 

Khofifah ingin mendengarkan langsung aspirasi dan memastikan kesejahteraan petani kopi Banyuwangi benar-benar terjaga. 

"Di sini banyak petani kopi yang hasil perkebunannya dikirim ke daerah-daerah baik di Jatim, luar Jatim bahkan pasar global. Kita pastikan semua proses lancar dan bermuara kepada kesejahteraan petani," ujar Khofifah. 

Khofifah secara khusus menemui HM Nur Hayat alias Haji Nur. Dia seorang petani kopi sekaligus pengusaha kopi yang memberdayakan banyak petani di Kalibaru Banyuwangi. 

Baca Juga:
Khofifah Pimpin Upacara Hari Sumpah Pemuda ke-98, Ajak Pemuda Jatim Bangun Karakter Patriotik dan Berempati

"Sebuah kehormatan Ibu Khofifah Gubernur Jawa Timur berkunjung ke tempat kami di Kalibaru. Kami sampaikan bahwa petani-petani kopi merasa terhormat dan diperhatikan. Ibu Khofifah sangat peduli kepada apa yang menjadi aspirasi para petani," ungkap pria 53 tahun itu. 

Kunjungan Khofifah, kata Haji Nur, menjadi penguat dan semangat tersendiri bagi petani kopi untuk terus fokus memperbaiki kualitas produksi dan memastikan terserap pasar dengan harga yang menguntungkan. 

Di akhir kunjungan yang berjalan singkat, Khofifah memberikan motivasi dan memastikan kendala-kendala serta masukan petani kopi tersampaikan. (*)

Baca Juga:
Program SIKAP Antar Pemprov Jatim Raih Penghargaan Inovasi Membangun Negeri 2026, Dorong Ketahanan Pangan di Sekolah