KETIK, BREBES – DPC Partai Demokrat Kabupaten Brebes mulai memanaskan mesin organisasi di bawah kepemimpinan Asrofi. Setelah menempati kantor baru di Jalan Sultan Agung, Desa Pulosari, Kecamatan Brebes, jajaran pengurus langsung menggelar konsolidasi untuk memperkuat soliditas kader dan mempersiapkan strategi menghadapi agenda politik mendatang.

Peresmian penggunaan kantor baru tersebut ditandai dengan acara boyongan dan tasyakuran pada Selasa, 3 November 2026. Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum awal bagi kepengurusan DPC Partai Demokrat Brebes periode 2026-2031.

Jajaran pengurus menggelar prosesi pemotongan tumpeng sebagai ungkapan syukur sekaligus simbol dimulainya semangat baru organisasi. Ketua DPC Demokrat Brebes, Asrofi, memimpin prosesi tersebut dan menyerahkan potongan tumpeng pertama kepada perwakilan Fraksi Demokrat DPRD Brebes, H. Syamsul Falah.

Asrofi kemudian menyerahkan potongan tumpeng kepada Nur Kholik (Kobar), yang merupakan kader baru, serta Bunda Rin dari unsur Srikandi Demokrat. Prosesi tersebut menjadi simbol regenerasi dan kebersamaan antarkader lintas generasi.

Sejumlah tokoh partai, kader baru, jajaran Srikandi Demokrat, serta Sekretaris Jenderal Demokrat sebelumnya, Torikin, turut menghadiri tasyakuran tersebut.

Baca Juga:
Kantor DPC Demokrat Brebes Kembali Dibuka Usai Disegel Kader, Aktivitas Normal

 

Asrofi Tegaskan Soliditas dan Satu Komando

Setelah tasyakuran, DPC Demokrat Brebes melanjutkan kegiatan dengan Rapat Pemantapan Bakal Calon Pengurus DPC Partai Demokrat Kabupaten Brebes periode 2026-2031. Agenda tersebut juga mencakup penandatanganan pakta integritas bagi bakal calon pengurus.

Asrofi memimpin rapat dengan didampingi H. Syamsul Falah, Mizwar, dan Torikin. Seluruh bakal calon pengurus dari 17 kecamatan di Kabupaten Brebes hadir dalam pertemuan tersebut, termasuk anggota senior DPRD Brebes, Heri Fitriansyah.

Baca Juga:
Demokrat Brebes Bergejolak! 7 Ketua PAC Vakum hingga Gembok Kantor DPC

Para peserta membahas penguatan organisasi dan strategi pemenangan partai melalui diskusi serta sesi tanya jawab. Dalam arahannya, Asrofi menekankan pentingnya disiplin, loyalitas, dan kesamaan langkah seluruh kader.

"Hari ini kita boyongan kantor. Kantor baru, semangat baru, cara kerja baru. Saya tegaskan, di bawah kepemimpinan saya, tidak ada lagi kader yang jalan sendiri-sendiri. Semua harus satu komando, satu barisan," tegas Asrofi.

Ia juga menegaskan komitmennya menjadikan kantor baru di Desa Pulosari sebagai pusat aktivitas partai sekaligus ruang terbuka bagi masyarakat.

"Kantor di Pulosari ini saya buka 24 jam untuk rakyat. Ini bukan kantor saya pribadi, ini rumah besar Demokrat. Siapa yang mau bekerja untuk rakyat, pintu selalu terbuka. Siapa yang hanya mau numpang nama, lebih baik mundur dari sekarang," lanjutnya.

 

Pakta Integritas Jadi Dasar Evaluasi Pengurus

Selain menuntut soliditas, Asrofi meminta seluruh bakal calon pengurus menjalankan pakta integritas secara konsisten. Menurut dia, dokumen tersebut harus menjadi komitmen nyata, bukan sekadar kelengkapan administratif dalam proses pembentukan kepengurusan.

"Tadi kita sudah tanda tangan pakta integritas. Saya ingatkan, itu bukan formalitas di atas kertas. Itu adalah janji moral dan politik. Isinya loyalitas, disiplin, dan kerja nyata di kecamatan masing-masing. Saya akan evaluasi langsung. Yang tidak bekerja, akan kita ganti. Yang bekerja keras untuk partai, akan kita angkat," tegasnya.

Asrofi juga menetapkan penambahan jumlah kursi Demokrat di DPRD Kabupaten Brebes sebagai target utama kepengurusan periode 2026-2031. Ia meminta seluruh kader di 17 kecamatan bekerja bersama untuk mewujudkan sasaran tersebut.

"Target kita jelas dan tidak bisa ditawar. Demokrat Brebes di periode saya harus tambah kursi di DPRD. Tidak ada cerita lain. 17 kecamatan sudah kompak hadir hari ini, ini modal awal kita. Saya butuh kerja kalian semua, terutama Srikandi dan kader-kader baru seperti Kobar, Ujang dan Bunda Rin," pungkas Asrofi disambut yel-yel Demokrat.

Komitmen tersebut mendapat respons positif dari bakal calon pengurus, Ujang dan Bunda Rin. Keduanya menyatakan kesiapan untuk mendukung kepemimpinan Asrofi serta bekerja memenangkan Partai Demokrat di Kabupaten Brebes.

Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan foto bersama dan pekikan yel-yel Partai Demokrat sebagai simbol kebersamaan dan semangat konsolidasi kepengurusan baru. (*)