Peresmian SMP Unggulan Darut Tarbiyah Nusawungu, Tempa Akhlakul Karimah

23 Agustus 2026 02:05 23 Agt 2026 02:05

Nani Ekowati, Rahmat Rifadin

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Peresmian SMP Unggulan Darut Tarbiyah Nusawungu, Tempa Akhlakul Karimah

Peresmian SMP Unggulan Darut Tarbiyah Nusawungu ditandai dengan Penandatanganan Prasasti oleh Pengasuh Ponpes Al-Anwar Rembang, K.H, Ahmad Wafi Maimun Zubair dan Kepala Dinas P dan K Kabupaten Cilacap, Paiman, Jumat 21 Agustus 2026. (Foto: Nani Eko/Ketik.com)

KETIK, CILACAP – Yayasan Pendidikan Pondok Pesantren Darut Tarbiyah Klumprit, Desa Klumprit Kecamatan Nusawungu Kabupaten Cilacap menggelar Peresmian SMP Unggulan Darut Tarbiyah Nusawungu, di YPP Darut Tarbiyah Klumprit Nusawungu, Jumat 21 Agustus 2026, malam.

Peresmian SMP Unggulan Darut Tarbiyah Nusawungu merupakan puncak dari rangkaian acara memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW.

Pengasuh Pondok Pesantren Darut Tarbiyah Klumprit, K.H Syamsudin menyampaikan, Pondok Pesantren Darut Tarbiyah mengadakan rangkaian acara dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW selama dua hari dua malam, 20-21 Agustus 2026.

Rangkaian acara dimulai tanggal 20 pagi dengan mengadakan Semakan Al-Qur'an 30 juz. Dilanjut malamnya mengadakan Haul Akbar bersama dengan lingkungan membaca bacaan Tahlil, doa bersama untuk keluarga besar Pondok Pesantren Darut Tarbiyah.

Dilanjut pada Jumat pagi, mengadakan Khotmil Kutub dari santri-santri Madrasah Diniyah Tarbiyatul Aulad. Pada siang harinya mengadakan Pawai ta'aruf keliling desa Klumpit diikuti oleh peserta Khotmil Qur'an menggunakan 17 kuda, 24 becak, dan puluhan mobil pick-up.

"Selanjutnya menginjak acara puncak dimulai ba'da Isya, menampilan anak-anak TPQ Tarbiyatul Aulad, kemudian dilanjut dengan Khotmil Qur'an diikuti 87 anak. Setelah Khotmil Qur'an kita mengadakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang diisi oleh beliau Kyai Haji Wafi Maimun Zubair dari Sarang, Rembang, beliau adalah salah satu putra dari ulama besar kita K.H. Maimun Zubair," ujar Syamsudin.

Dalam kesempatan tersebut dilaksanakan Peresmian SMP Unggulan Darut Tarbiyah ditandai dengan Penandatanganan Prasasti pada tanggal 21 Agustus 2026 oleh Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Anwar Rembang, K.H, Ahmad Wafi Maimun Zubair dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (P dan K) Kabupaten Cilacap, Paiman.

"Alhamdulillah SMP Unggulan kami telah diresmikan. Pada tahun ini Yayasan Darut Tarbiyah bisa mendirikan sebuah lembaga pendidikan formal, yang mana mendapat sambutan yang sangat luar biasa dari masyarakat," ungkap Syamsudin.

"Di awal tahun berdirinya Yayasan Pendidikan Pondok Pesantren, kita bisa mendapatkan 32 murid. SMP kita mempunyai dua program, mencakup program full day school dan juga boarding school, sementara dari 32 murid, jumlah siswa yang ikut mondok di Pondok Pesantren Darut Tarbiyah sejumlah 23 anak," imbuhnya.

Di sisi lain, Peresmian SMP Unggulan Darut Tarbiyah Nusawungu ini mendapat dukungan dari berbagai pihak, dibuktikan dengan banyaknya karangan bunga dan ucapan di sepanjang jalan menuju lokasi SMP tersebut.

"Kita mendapat kurang lebih 49 karangan bunga dan ucapan selamat dan sukses atas peresmian SMP Unggulan Darut Tarbiyah. Selain itu juga mendoakan yang terbaik dari seluruh kaum Muslimin dan Muslimat," terang Syamsudin.

Hadir dalam acara tersebut, Pengasuh Ponpes Al-Anwar Rembang, K.H Wafi Maimun Zubair, Kepala Dinas P dan K Cilacap Paiman, Camat Nusawungu Oktavian Panji Setiawan, Forkopimcam, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan ribuan masyarakat desa Klumprit Kecamatan Nusawungu.

"Kami menyediakan bangku tamu sekitar 1.500, Alhamdulillah hampir semua terisi bahkan ada yang duduk di gedung sekolah. Terima kasih atas antusias masyarakat dan kepada para donatur," kata Syamsudin.

Peresmian SMP Unggulan Darut Tarbiyah Nusawungu selain Penandatanganan Prasasti, juga dilakukan pengguntingan pita dan peletakan batu pertama pembangunan Masjid Gedung Pesantren Darut Tarbiyah.

Dilain hal, Syamsudin mengungkapkan, Yayasan Pendidikan Ponpes Darut Tarbiyah Klumprit sangat membutuhkan tempat ibadah. Sementara untuk melaksanakan Sholat lima waktu dan kegiatan-kegiatan keagamaan itu masih dalam satu ruangan dengan kelas atau ruangan yang multifungsi. Di mana juga untuk ngaji anak-anak TPQ Madin yang jumlahnya kurang lebih hampir 200 anak, dan itu pun harus bergantian.

"Jadi TPQ berlangsung dari jam 13.00 hingga jam 15.00 wib, sementara diniyahnya itu berlangsung jam 15.30 hingga 17.30 wib. Jadi kami memang sudah sangat membutuhkan tempat ibadah tersebut," pungkas Syamsudin.

Syamsudin berharap, SMP Unggulan Darut Tarbiyah semakin membawa keberkahan, kemanfaatan yang seluas-luasnya dan sebesar-besarnya untuk umat. Seluruh lembaga yang berada di Yayasan Darut Tarbiyah bisa memberikan kontribusi terhadap kemajuan, kontribusi dan sumbangsih kepada generasi muda.

"Di mana zaman sekarang kita tahu sendiri betapa rusaknya moral anak bangsa. Mudah-mudahan dengan adanya lembaga yang kita dirikan, Pondok Pesantren Darut Tarbiyah yang mendirikan sebuah lembaga formal menjadi salah satu solusi dan pilihan dari masyarakat yang memperhatikan atau yang mendahulukan akhlak. Bahwa pentingnya akhlak, pendidikan akhlak kepada anak-anak," beber Syamsudin.

"Kami mohon doa kepada seluruh kaum Muslimin dan Muslimat, semoga kami beserta rekan-rekan dewan pengurus diberikan kekuatan, istiqomah dan dalam segala hal, karena yang namanya perjuangan sangat membutuhkan dukungan dan support dari seluruh elemen masyarakat," tandasnya. (*)

Tombol Google News

Tags:

Yayasan Darut Tarbiyah Klumprit Nusawungu Kabupaten Cilacap Smp Darut Tarbiyah