KETIK, BREBES – Program pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Brebes yang ditempatkan di Dukuh Kedungabad Desa Wlahar Kecamatan Larangan Brebes tetap berjalan meski terhambat akses jembatan sempit menuju lokasi proyek.
Material bangunan tidak bisa diangkut langsung ke titik konstruksi dan harus dilansir menggunakan kendaraan kecil atau tenaga manual dari ujung jembatan.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Brebes, Imam Baihaqi, melalui Warudin Bidang Perlindungan dan jaminan sosial, Kamis, 23 April 2026 mengakui target penyelesaian total pada Juni sulit tercapai.
Meski begitu, tetap memprioritaskan pembangunan fasilitas Sekolah Dasar agar bisa beroperasi di tahun ajaran baru.
“Fokus utama kami saat ini adalah mengejar pembangunan fasilitas untuk Sekolah Dasar. Ini kebutuhan mendesak. Untuk tingkatan SMP dan SMA, prosesnya tetap berjalan paralel, namun ritmenya menyesuaikan hingga akses permanen atau solusi jembatan terpenuhi,” ujar Warudin.
Menurut Warudin, awalnya dari koordinasi ke pemerintah provinsi, solusi rencana penggunaan jembatan bailey untuk atasi jembatan sempit, namun tertunda karena dialihkan ke daerah bencana di Aceh dan Sumatera.
Pada akhirnya pembangunan baru dimulai pada awal April oleh PT WIKA (Wijaya Karya) Persero melalui penugasan Kementerian PU dengan mekanisme lansir material. Di lokasi akan dibangun gedung dapur dan asrama untuk kegiatan belajar mengajar SD.
Terkait data peserta didik, Dinsos masih menunggu instruksi Kementerian Sosial. Sasaran program adalah warga di Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSN) desil satu dan dua yang akan diverifikasi kelayakannya.
“Mudah-mudahan di tahun ajaran baru bulan Juni untuk pendidikan SD sudah berjalan,” kata Warudin.
Koordinasi pelebaran akses jembatan dengan dinas terkait terus dilakukan agar distribusi material untuk jenjang SMP dan SMA bisa normal.
Masyarakat mengapresiasi kelanjutan proyek ini karena Sekolah Rakyat menjadi tumpuan pendidikan anak di tengah keterbatasan akses selama ini.
Sementara didapat informasi, pembangunan jembatan telah dianggarkan namun belum didapat info pelaksanaanya, Dinas PU Pembangunan Kabupaten Brebes belum memberikan keterangan resmi.(*)
