KETIK, BREBES – Anggota DPR RI Komisi II Hj. Shintya Sandra Kusuma mendorong pemutakhiran data pemilih dilakukan secara terus-menerus. Hal itu disampaikan dalam Sosialisasi Pengawasan Pemilu Berkelanjutan dan Edukasi Pemilih Pemula bersama KPU RI di Kabupaten Brebes, Kamis 16 Juli 2026.
Kegiatan yang diikuti ratusan peserta dari ormas, pemuda, pelajar, mahasiswa, hingga Generasi Z itu menyoroti pentingnya akurasi data agar hak pilih warga tidak hilang pada setiap pemilu.
Shintya menyebut Kabupaten Brebes memiliki Daftar Pemilih Tetap (DPT) terbesar di Jawa Tengah dengan jumlah sekitar 1,52 juta pemilih. Jumlah besar tersebut menjadi tantangan tersendiri.
"Hak memilih adalah hak konstitusional setiap warga negara. Pemutakhiran data pemilih harus dilakukan berkelanjutan agar tidak ada masyarakat yang kehilangan hak pilih karena persoalan administrasi atau perubahan status kependudukan," ujar Shintya.
Politisi tersebut menekankan, menjaga kualitas data pemilih tidak hanya menjadi tugas KPU, tetapi juga butuh keterlibatan aktif masyarakat. Warga diminta proaktif melaporkan perubahan data kependudukan.
Perhatian khusus diberikan kepada pemilih pemula dan Gen Z yang populasinya terus bertambah di Brebes. Kelompok ini dinilai akan menentukan arah demokrasi ke depan.
Shintya juga menyoroti tingginya jumlah warga Brebes yang merantau untuk kerja atau kuliah. Ia meminta masyarakat memahami mekanisme pindah memilih agar partisipasi tidak turun.
"Kami ingin generasi muda mengecek status di daftar pemilih, memahami prosedur pindah memilih, dan cerdas menyaring informasi agar tidak mudah termakan hoaks pemilu," lanjutnya.
Perwakilan KPU RI dalam kegiatan yang sama menyampaikan Program Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) membutuhkan dukungan semua pihak. Masyarakat diharapkan melaporkan perubahan seperti warga baru berusia 17 tahun, warga meninggal, pindah domisili, serta yang berubah status menjadi TNI/Polri.
Dengan data pemilih yang valid dan mutakhir, diharapkan kualitas pemilu semakin baik dan melahirkan pemilih yang cerdas, kritis, serta bertanggung jawab dalam menjaga demokrasi (*).
.png)