KETIK, BLITAR – Sebuah truk bermuatan tebu terguling di Jalan Raya Dusun Selorejo, Desa Selorejo, Kecamatan Selorejo, Kabupaten Blitar, Sabtu 26 September 2026 petang.
Kecelakaan lalu lintas tunggal tersebut terjadi sekitar pukul 18.00 WIB. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa itu.
Kasubsi PIDM Sihumas Polres Blitar, Aiptu Saiful Muheni, membenarkan kejadian tersebut.
“Benar adanya terjadi laka lantas tunggal, yakni truk terguling di Jalan Raya Dusun Selorejo, Desa Selorejo, Kecamatan Selorejo, Kabupaten Blitar,” jelas Saiful.
Truk tersebut dikemudikan S, 54 tahun, warga Kelurahan Kalipang, Kecamatan Sutojayan, Kabupaten Blitar.
Berdasarkan keterangan yang dihimpun kepolisian, truk saat itu membawa muatan tebu dari arah barat atau Blitar menuju timur atau Malang.
Sesampainya di tikungan Jalan Raya Dusun Selorejo, truk diduga mengalami oleng lantaran sopir kurang konsentrasi.
Kendaraan kemudian kehilangan keseimbangan hingga terguling ke sisi kiri jalan atau arah utara.
Meski truk terguling, kecelakaan tersebut tidak menimbulkan korban jiwa. Kerugian materiil akibat kejadian itu diperkirakan mencapai sekitar Rp6 juta.
Petugas Polsek Selorejo yang menerima informasi langsung mendatangi lokasi. Proses evakuasi truk dilakukan dengan bantuan warga sekitar.
Petugas juga melakukan pengaturan arus lalu lintas untuk memastikan kendaraan tetap dapat melintas dengan aman.
“Jalur Malang-Blitar tetap normal. Posisi truk tidak mengganggu badan jalan sehingga arus lalu lintas berjalan lancar,” terang Saiful.
Polres Blitar kembali mengingatkan pengguna jalan agar tidak mengabaikan faktor keselamatan selama berkendara, terutama ketika melintasi jalur dengan tikungan.
Pengemudi juga diminta memastikan kondisi kendaraan sebelum perjalanan serta menjaga konsentrasi selama berkendara.
Jika merasa lelah atau mengantuk, pengemudi disarankan segera berhenti di rest area atau lokasi aman untuk beristirahat sebelum kembali melanjutkan perjalanan.
“Selalu menaati aturan lalu lintas, menjaga jarak, menjaga keselamatan diri dan pengendara lain, serta selalu mengecek dan mengontrol kendaraan sebelum perjalanan,” imbau Saiful.
Ia menegaskan pentingnya mengutamakan keselamatan untuk mencegah kecelakaan di jalan.
“Stop pelanggaran, stop kecelakaan,” pungkasnya.
