KETIK, TUBAN – Wakil Ketua DPRD Jawa Timur, Sri Wahyuni, mengapresiasi program Mudik Gratis 2026 kembali digelar Pemerintah Provinsi Jawa Timur di bawah kepemimpinan Khofifah Indar Parawansa.
Legislator asal Bojonegoro tersebut mengatakan bahwa program mudik gratis tidak hanya membantu meringankan beban ekonomi masyarakat, tapi menjadi bentuk nyata kehadiran negara dalam menjamin keselamatan dan kenyamanan warga untuk merayakan Hari Raya Idulfitri1447 Hijriah.
“Kami memberikan apresiasi kepada Ibu Gubernur dan jajaran Pemprov Jatim. Program ini sangat membantu masyarakat, terutama di tengah kondisi ekonomi yang menuntut efisiensi pengeluaran," terang mbak Yuni sapaan akrab Sri Wahyuni.
"Dengan mudik gratis, masyarakat bisa pulang kampung dengan aman dan tanpa biaya,” imbuhnya
Tahun 2026 ini, Pemprov Jatim menyiapkan kuota 7.000 pemudik dengan 4.000 kursi bus jalur darat dan 3.000 kursi kapal laut, serta fasilitas pengangkutan 200 unit sepeda motor gratis ke sejumlah daerah tujuan.
Sri Wahyuni menilai langkah Pemprov Jatim memberikan kontribusi dalam upaya mengurangi potensi kecelakaan lalu lintas, Utamanya untuk para calon pemudik yang biasa menggunakan sepeda motor dalam menempuh perjalanan jarak jauh saat Lebaran.
"Fasilitas angkut motor gratis sangat penting. Kita tahu risiko perjalanan jauh menggunakan sepeda motor cukup tinggi. Ini bentuk kepedulian terhadap keselamatan warga,” tegas Srikandi Partai Demokrat tersebut
Mbak Yuni juga mengingatkan masyarakat yang akan mudik agar tidak hanya fokus perjalanan, tetapi juga memastikan kondisi rumah dalam keadaan aman sebelum ditinggalkan.
Ia mengimbau calon pemudik untuk memeriksa instalasi listrik, memastikan kompor dan tabung gas dalam keadaan mati, mencabut peralatan elektronik tidak digunakan, serta menyimpan barang-barang berharga di tempat aman.
“Pastikan listrik yang tidak perlu sudah dimatikan, kompor dan gas benar-benar dalam kondisi aman. Jangan lupa cek pintu dan jendela, serta titipkan rumah kepada tetangga atau pengurus lingkungan. Ini penting untuk mencegah kebakaran maupun tindak pencurian,” pesannya
Sri Wahyuni berharap tradisi mudik tahun ini dapat berlangsung lancar, aman, dan penuh kebahagiaan, sehingga masyarakat Jatim dapat merayakan Idulfitri bersama keluarga tanpa kekhawatiran.
“Silaturahmi adalah momen yang sangat berharga. Semoga perjalanan mudik masyarakat Jatim tahun ini selamat sampai tujuan dan kembali ke rumah dengan penuh cerita bahagia,” tandasnya.(*)
