Ungguli Sudirman Hamid, Muhammad Taufik Zas Nahkodai PWI Aceh Selatan

28 Februari 2026 21:39 28 Feb 2026 21:39

Thumbnail Ungguli Sudirman Hamid, Muhammad Taufik Zas Nahkodai PWI Aceh Selatan

Ketua PWI Aceh Selatan, Muhammad Taufik Zas memasukkan kertas suara dalam Konfercab PWI Aceh Selatan di Banda Aceh, Sabtu, 28 Februari 2026. (Foto: Ketik)

KETIK, BANDA ACEH – Muhammad Taufik Zas resmi terpilih sebagai Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Aceh Selatan periode 2026–2029. Kepastian itu ditetapkan dalam Konferensi Cabang (Konfercab) yang digelar di Sekretariat PWI Aceh, Banda Aceh, Sabtu (28/2/2026).

Dalam pemungutan suara yang berlangsung tertib dan demokratis, Taufik meraih 7 suara sah, mengungguli Sudirman Hamid yang memperoleh 5 suara dari total 12 pemilik hak pilih. Hasil tersebut sekaligus menutup dinamika kompetisi internal dan menjadi titik awal konsolidasi organisasi di tingkat kabupaten.

Konfercab kali ini tak sekadar agenda pergantian kepemimpinan. Di tengah derasnya arus informasi dan disrupsi digital yang kerap mengaburkan batas antara fakta dan opini, forum tersebut menjadi ruang refleksi atas tanggung jawab profesi wartawan untuk tetap teguh menjaga integritas dan etika jurnalistik.

Amanah, Bukan Sekadar Kemenangan

Dalam sambutan perdananya, Taufik menegaskan bahwa jabatan yang diembannya bukanlah kemenangan personal, melainkan amanah kolektif seluruh anggota.

“Ini adalah tanggung jawab moral dan organisatoris yang dipercayakan oleh rekan-rekan semua kepada saya untuk memimpin PWI Aceh Selatan ke depan,” ujarnya dengan nada rendah hati.

Ia mengajak seluruh anggota menempatkan perbedaan pilihan sebagai bagian dari kedewasaan berdemokrasi. Menurutnya, dinamika dan dialektika dalam forum organisasi merupakan energi sehat yang memperkaya perspektif.

“Proses telah selesai. Kini saatnya kita menyatukan kembali langkah, menjaga marwah organisasi, dan memperkuat solidaritas,” tegasnya.

Taufik juga menekankan pentingnya kepatuhan terhadap PD/PRT serta kode etik jurnalistik sebagai fondasi bersama. Organisasi yang kokoh, katanya, bukanlah yang bebas dari perbedaan, melainkan yang konsisten berpegang pada aturan dan nilai profesionalisme.

Ia juga memastikan kepengurusan ke depan akan berjalan inklusif, terbuka terhadap kritik, dan mengedepankan musyawarah dalam setiap pengambilan keputusan.

Dua Dekade Mengabdi di Dunia Jurnalistik

Di kalangan wartawan Aceh Selatan, Taufik bukan sosok baru. Ia telah menapaki dunia jurnalistik sejak 2006, saat masih duduk di semester II bangku kuliah dan bergabung dengan Harian Aceh.

Setelah merampungkan pendidikan S1 Hukum, ia melanjutkan kiprah di Harian Serambi Indonesia hingga Februari 2025. Kini, ia dipercaya sebagai Redaktur Pelaksana media daring antaran.id.

Tak hanya aktif sebagai jurnalis, Taufik juga pernah berpraktik sebagai advokat. Latar belakang hukum itu dinilai menjadi nilai tambah dalam memahami isu perlindungan wartawan, kebebasan pers, hingga akuntabilitas publik—tiga aspek krusial dalam dinamika kerja jurnalistik saat ini.

Pengalaman panjang tersebut menjadi modal sosial sekaligus moral untuk memimpin organisasi profesi di tingkat kabupaten.

Menguatkan Solidaritas dan Kualitas Karya

Sejumlah anggota berharap kepengurusan baru mampu memperkuat kompetensi wartawan, meningkatkan kualitas karya jurnalistik, serta menjaga independensi di tengah tekanan ekonomi dan politik yang kerap menyertai industri media.

Sebagai organisasi profesi, PWI Aceh Selatan diharapkan tetap konsisten menegakkan prinsip etika jurnalistik dan Undang-Undang Pers, sembari membangun solidaritas internal yang sehat dan berkelanjutan.

Di akhir keterangannya, Taufik memohon doa dan dukungan seluruh anggota.

“PWI adalah rumah bersama. Tidak ada sekat, tidak ada kelompok. Yang ada hanyalah komitmen untuk menjaga kehormatan profesi dan menghadirkan karya jurnalistik yang bermartabat,” ujarnya.

Konfercab pun ditutup dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan—menjadi penanda bahwa demokrasi internal telah dilalui dengan baik, dan persaudaraan profesi tetap menjadi fondasi utama perjalanan organisasi ke depan. (*)

Tombol Google News

Tags:

PWI PWI Aceh Selatan Muhammad Taufik Zas Konfercab PWI aceh selatan Persatuan Wartawan Indonesia