KETIK, SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya kembali mengingatkan warganya untuk tidak melakukan vandalisme di ruang publik, terutama dengan mencoret-coret dinding bangunan maupun fasilitas umum.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Surabaya, M Fikser, mengungkapkan pihaknya menerima sejumlah laporan aksi vandalisme di beberapa titik.
Salah satunya di akses jembatan Jalan Gubeng Pojok, yang belakangan tampak penuh coretan liar.
"Pemerintah kota mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aksi vandalisme dengan mencorat-coret bangunan. Itu terjadi di akses jembatan di Jalan Gubeng Pojok. Aksi corat-coret ini juga ditemui di beberapa bangunan di sejumlah tempat lainnya," kata M Fikser pada Senin 6 Oktober 2025.
Menurut Fikser, vandalisme bukan hanya merusak keindahan kota, tapi juga mencoreng citra Surabaya yang dikenal bersih, rapi, dan ramah lingkungan.
Terlebih, coretan liar yang kerap muncul di fasilitas publik seringkali berisi kata-kata tidak pantas serta sulit dihapus.
"Aksi vandalisme ini menyebabkan estetika kota tidak bagus. Kita ingin semua ruang publik di Surabaya tertata dan nyaman dipandang oleh siapa pun yang melintas," tuturnya.
Untuk mengatasi masalah ini, Pemkot Surabaya tak sekadar menertibkan, tetapi juga menawarkan solusi kreatif.
Salah satu langkah yang ditempuh adalah menggandeng komunitas mural untuk mempercantik bangunan yang sebelumnya menjadi sasaran vandalisme.
"Pemkot Surabaya menggandeng komunitas mural untuk mempercantik bangunan-bangunan yang menjadi lokasi vandalisme," jelas Fikser.
Kolaborasi ini bukan hanya memperindah wajah kota, melainkan juga memberikan ruang legal bagi anak-anak muda untuk menyalurkan kreativitasnya.
"Dengan pendekatan seperti ini, kita tidak hanya membersihkan, tetapi juga membangun kesadaran bersama bahwa ruang publik adalah milik semua, dan harus dijaga bersama," tambahnya.
Fikser menegaskan, partisipasi masyarakat sangat penting. Ia mengajak warga Surabaya untuk ikut aktif melapor bila menemukan aksi vandalisme di lingkungan sekitar. Laporan bisa disampaikan melalui aplikasi WargaKu atau Command Center (CC) 112.
"Partisipasi masyarakat sangat penting. Kita ingin wujudkan kota yang indah, aman, dan nyaman bagi semua," pungkasnya. (*)
Stop Vandalisme, Pemkot Surabaya Ajak Warga Ubah Coretan Jadi Karya Seni
6 Oktober 2025 20:06 6 Okt 2025 20:06
(Plt) Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Surabaya, M Fikser. (Foto: Shinta Miranda/Ketik)
Trend Terkini
20 Februari 2026 21:55
Wakil Bupati Blitar Beberkan Arah Pembangunan 2026–2027, Jalan Rusak Jadi Prioritas hingga Target Atlet Tembus Asia
18 Februari 2026 15:34
30 Hari Disisir BPK, LKPD 2025 Kabupaten Pacitan Masuk Meja Audit
18 Februari 2026 22:31
Penuh Sensansi, Camat Asembagus Ajak Wisatawan Kunjungi Keseruan Rafting Samir Situbondo
18 Februari 2026 01:13
Seorang Pemuda Ditemukan Tewas di Jalan Kontainer Aimas, Jasadnya Terbungkus Karung
18 Februari 2026 17:33
Catat Waktunya, Ini Jadwal Imsak dan Buka Puasa Ramadan 1447 H di Pacitan
Tags:
Vandalisme Surabaya Coretan Pemkot Surabaya Plt Kadiskominfo Gubeng Pojok Surabaya M. Fikser WargaKuBaca Juga:
DPRD Surabaya Tekankan Peran Penting RT/RW Jalankan DTSEN PemkotBaca Juga:
DICARI! Pemkot Surabaya Buka Rekrutmen Dewan Pendidikan, Simak Cara dan Persyaratannya Di SiniBaca Juga:
Jadwal Even Imlek Surabaya 2026, Walking Tour hingga Kuliner di Kya-KyaBaca Juga:
DPRD Surabaya Nilai Parkir Nontunai dan Satgas Antipreman Jadi Langkah Strategis PemkotBaca Juga:
45.006 Peserta BPJS PBI Surabaya Dinonaktifkan, Ini Cara dan Syarat Aktifkan KembaliBerita Lainnya oleh Shinta Miranda
30 Oktober 2025 15:28
Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf
29 Oktober 2025 05:15
Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat
28 Oktober 2025 21:11
Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi
28 Oktober 2025 19:05
Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan
28 Oktober 2025 18:57
Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya
