Ratusan Wali Murid SMP Pemda 2 Kesugihan Datangi Disdikbud Tuntut Rapor yang Belum Dibagi

9 Januari 2026 11:10 9 Jan 2026 11:10

Thumbnail Ratusan Wali Murid SMP Pemda 2 Kesugihan Datangi Disdikbud Tuntut Rapor yang Belum Dibagi

Rapor yang belum di bagi meski semester pertama telah berakhir, Wali Murid SMP Pemda 2 Kesugihan Gerudug Disdikbud Cilacap. (Foto: Nani Eko/Ketik)

KETIK, CILACAP – Ratusan orang tua wali murid SMP Pemda 2 Kesugihan gerudug kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), Kamis 8 Januari 2026

Kedatangan mereka mengadukan perihal nilai rapor para siswa yang hingga kini belum juga diterbitkan, sementara semester pertama sudah berakhir.

Nampak sejumlah wali murid membawa poster berisi tuntutan agar pemerintah daerah bersedia turun tangan menyelesaikan persoalan yang terjadi di sekolah tersebut.

Menurut pengakuan salah satu wali murid, Musafi, wali murid merasa resah lantaran rapor tak kunjung diterbitkan oleh pihak sekolah, meski semester pertama telah berakhir.

Adapun penyebab rapor belum diterbitkan diketahui dipicu konflik internal di tubuh Yayasan Pembudi Darma (Pemda) yang menaungi sekolah swasta tersebut. 

Permasalahan bermula dari konflik internal yayasan yang ditandai dengan munculnya akta nomor 06 yang menggantikan akta nomor 05. Perubahan ini berdampak pada pergantian akun operator penginputan data, sehingga proses administrasi akademik menjadi terhambat.

"Kami ingin rapor segera dikeluarkan karena masalah ini sudah berlarut-larut. Anak-anak kami jangan sampai dirugikan. Dinas harus segera memberikan solusi penyelesaian," kata Musafi.

Disamping menuntut rapor agar diterbitkan, para wali murid juga meminta agar konflik internal yayasan agar bisa diselesaikan. Hal ini supaya tidak lagi mengganggu proses belajar-mengajar di sekolah nantinya.

Aksi wali murid salah satu sekolah swasta di Cilacap ini, disambut baik pihak Dinas Disdikbud setempat. Dalam kesempatan tersebut, sejumlah wali murid diajak beraudensi.

Kepala Disdikbud Cilacap, Paiman usai menerima menyampaikan, berdasarkan kesepekatan saat audensi, terkait penerimaan rapor siswa sedianya akan dilakukan pada Selasa 20 Januari 2026.

"Alhamdulillah sudah clear, kita melakukan diskusi bersama untuk menyelesaikannya, dan penerimaan rapor akan dilaksanakan hari Selasa tanggal 20 Januari besok," ucapnya.

Sementara itu, terkait pendampingan Dinas terkait penerimaan rapor tersebut nantinya sesuai dengan kesepakatan, pihaknya akan melakukan monitoring.

"Nanti kita monitoring, memastikan bahwa schedule yang kita sepakati berjalan sesuai rencana," tutur Paiman.

Paiman mengungkapkan, kendala teknis dan administratif menjadi penyebab nilai siswa belum terinput ke sistem e-Rapor. Oleh sebab itu, pihak sekolah hingga saat ini belum juga menerbitkan rapor.

"Besok kami akan mendampingi langsung proses penginputan nilai e-Rapor di sekolah tersebut. Kami tunggu dulu sampai selesai agar rapor bisa segera diterbitkan," tandas Paiman. (*)

Tombol Google News

Tags:

Cilacap Rapor SMP Pemda 2 Kesugihan