Rahasia Keberkahan Sahur, Ustaz Khalid Basalamah: Segelas Air dan Kurma Sudah Cukup

24 Februari 2026 03:03 24 Feb 2026 03:03

Thumbnail Rahasia Keberkahan Sahur, Ustaz Khalid Basalamah: Segelas Air dan Kurma Sudah Cukup

Ilutrasi Bangun Sahur di Malam Hari (Foto: Pinterest)

KETIK, SURABAYA – Bulan suci Ramadan bukan sekadar menahan lapar dan haus, tetapi juga sebagai momentum memperbaiki kualitas ibadah seseorang. Dalam salah satu kajiannya tentang Bab Keutamaan Sahur, Ustaz Khalid Zeed Abdullah Basalamah atau yang lebih populer dikenal masyarakat Ustadz Khalid Basalamah menjelaskan sahur mempunyai nilai keberkahan yang cukup besar, terlebih jika dilakukan sesuai ajaran sunnah Nabi.

Dalam Video ceramah berdurasi 10 menit pada kanal YouTube @Islam Terkini Minggu, 22 Februari Ustaz Khalid Basalamah menerangkan, sahur sejatinya adalah istilah waktu, yakni menjelang subuh. Pada waktu itulah umat Islam sangat dianjurkan memperbanyak istigfar, sebagaimana firman Allah Subhanahu Wata’ala (SWT), “Wabil ashaari hum yastaghfirun”

’’Salah satu ciri hamba-hamba Allah yang beriman itu, mereka di waktu sahur memperbanyak istighfar. Jadi kalau Bapak/Ibu habis shalat tahajud, belum azan subuh, perbanyaklah istighfar di waktu itu,’’ ujar pendakwah asal Makassar tersebut.

Menurutnya, sahur bukan sekadar rutinitas biasa, tetapi ibadah yang sangat dianjurkan. Bahkan, yang lebih utama adalah mengakhirkan makan sahur selama tidak khawatir masuk waktu subuh. “Semakin mendekati azan subuh, maka semakin sesuai dengan ajaran sunnah Nabi Muhammad Sallallahu’alaihi Wassalam (SAW) juga membantu tubuh lebih kuat tahan lapar dan haus hingga magrib,” jelasnya.

Ia mengingatkan agar sahur tidak dijadikan ajang ’’balas dendam” dengan makan dan minum berlebihan. Puasa adalah terapi kesehatan yang dapat membantu tubuh membersihkan sisa-sisa makanan dan lemak yang menumpuk.

’’Nabi Muhammad SAW bersabda bahwa sebaik-baik makanan seorang muslim pada saat buka dan sahur adalah kurma. Jadi tidak perlu banyak-banyak. Kalau sudah makan malam (berbuka) dengan menu berat, sahurnya cukup makan ringan saja,’’ tegas Ustaz Khalid Basalamah.

Ustaz Khalid mengutip sebuah hadis riwayat Sahih al-Bukhari dan Sahih Muslim dari Anas bin Malik RA, Rasulullah SAW bersabda, “Tasahharu fa inna fis sahuri barakah” (Makan sahurlah kalian, karena pada sahur itu terdapat keberkahan).

Yang dimaksud keberkahan, menurutnya bermakna kecukupan. Jadi makna sebenarnya orang makan sedikit pun sama dengan makan banyak dari sisi keberkahannya. Bahkan sahur dengan segelas air dan beberapa butir kurma saja sudah cukup.

Tak hanya itu, ia menyoroti keutamaan memberi makan sahur kepada orang lain. Karena banyak orang berlomba-lomba memberi makan berbuka puasa, tetapi lupa bahwa membantu sahur juga berpahala besar. ’’ Selama dia kuat berpuasa karena makanan yang kita kasih, maka kita juga panen pahalanya,’’ tegasnya. (*)

Tombol Google News

Tags:

Khalid Basalamah Ramadan sahur Keberkahan Istighfar sunnah