Puncak Hardesnas, Kabupaten Bandung Juara 2 Lomba Desa Digital Tingkat Nasional

15 Januari 2026 18:04 15 Jan 2026 18:04

Thumbnail Puncak Hardesnas, Kabupaten Bandung Juara 2 Lomba Desa Digital Tingkat Nasional

Kepala Desa Cibiru Wetan, Hadiana Supriatna menerima penghargaan dari Kemendes sebagai Juara II Lomba Desa Digital Tingkat Nasional, di Lapangan Desa Butuh, Kab Boyolali Jawa Tengah, Kamis (15/1/26). (Foto:Iwa/Ketik.com)

KETIK, BOYOLALI – Desa Cibiru Wetan, Kecamatan Cileunyi Kabupaten Bandung kembali mengharumkan nama Kabupaten Bandung di tingkat nasional setelah meraih juara 2 pada ajang Lomba Desa Digital Tingkat Nasional, di Lapangan Desa Butuh, Kabupaten Boyolali Jawa Tengah, Kamis 15 Januari 2025.

Lomba yang diadakan Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal RI dalam rangka puncak peringatan Peringatan Hari Desa Nasional (Hardesnas) tersebut menjadi ruang apresiasi bagi desa-desa inovatif dari seluruh Indonesia.

Dari ribuan desa yang mengikuti seleksi, Desa Cibiru Wetan berhasil menunjukkan daya saing dan inovasi digital yang berkelanjutan. Sebelumnya, desa ini juga meraih Predikat Pinunjul Kedua pada Anugerah Gapura Sri Baduga Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2025 untuk kinerja pemerintah desa terbaik.

Prestasi ini mendapat apresiasi dari Bupati Bandung Dadang Supriatna (Kang DS) yang menilai inovasi desa menjadi bukti nyata kemajuan pembangunan berbasis digital di Kabupaten Bandung.

“Saya mengucapkan selamat kepada Desa Cibiru Wetan atas prestasi yang diraih pada Lomba Desa Digital Tingkat Nasional. Semoga capaian ini menginspirasi desa-desa lain untuk terus berinovasi dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” ucap kang DS.

Apresiasi serupa juga datang dari Kepala Pusat Pengembangan Daya Saing dan Informasi Desa dan Daerah Tertinggal Kemendes PDT, Luthfy Latief, yang menilai pencapaian tersebut tidak mudah mengingat ketatnya persaingan antar desa di seluruh Indonesia.

“Saya ucapkan selamat kepada 6 desa yang keluar sebagai juara nasional karena tidak gampang menjadi juara dari 75.000 lebih desa yang diundang ke Boyolali,” kata Luthfy.

Kepala Desa Cibiru Wetan, Hadiana Supriatna menyatakan keberhasilan tersebut lahir dari kolaborasi pentahelix yang dibangun sejak 2020 silam dengan melibatkan pemerintah, perguruan tinggi, komunitas, dan masyarakat desa. Hadian menyebut semangat belajar dan motivasi masyarakat menjadi kunci utama transformasi digital desa.

“Alhamdulillah, kami bersyukur dapat membuktikan bahwa Desa Cibiru Wetan mampu bersaing di tingkat nasional. Prestasi ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan pelayanan publik dan mengurangi kesenjangan digital. Ke depan, kami bercita-cita membangun command center desa dan semoga ini mendapat dukungan dari berbagai pihak,” ujar Hadian.

Melalui sinergi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan masyarakat, Desa Cibiru Wetan berhasil membuktikan kapasitasnya sebagai desa inovatif yang siap menghadapi tantangan digital.(*)

Tombol Google News

Tags:

dpmd kab bandung PEMKAB BANDUNG BUPATI BANDUNG kades cileunyi wetan lomba desa hardesnas lomba desa digital cileunyi wetan