Politisi Partai Golkar Lumajang Prihatin Kondisi Warga Dusun Sumberlangsep

24 Februari 2026 15:36 24 Feb 2026 15:36

Thumbnail Politisi Partai Golkar Lumajang Prihatin Kondisi Warga Dusun Sumberlangsep

Bambang Riyanto, Anggota DPRD Lumajang (Foto : Abdul Fatah/Ketik.com)

KETIK, LUMAJANG – Hanyutnya seorang siswa yang menyeberang aliran sungai di Dusun Sumberlangsep Desa Jogosari Kecamatan Candipuro Lumajang beberapa hari lalu, mendapatkan perhatian tersendiri dari seorang anggota DPRD Lumajang dari Fraksi Golkar Bambang Riyanto.

Meski berhasil selamat bersama orang tuanya, namun Bambang Riyanto berharap peristiwa seperti ini jangan sampai terulang lagi.

"Di Dusun Sumberlangsep itu ada 137 KK yang sampai sekarang masih keberatan untuk dipindahkan ke tempat yang lebih aman. Sementara banjir dari Semeru tidak bisa diduga kapan datangnya. Ini sebenarnya masalah, karena sewaktu-waktu bahaya banjir bisa menimpa mereka," kata Bambang Riyanto.

Peristiwa hanyutnya seorang siswa bersama orang tuanya, walupun berhasil diselamatkan oleh warga lainnya, adalah peristiwa yang seharusnya tidak terulang ke depan.

"Warga Sumberlangsep itu ingin dibuatkan tanggul yang cukup tinggi, sehingga kampung mereka aman dari banjir. Masalahnya, jika banjirnya cukup besar, sementara material banjirnya adalah pasir dan tanah, sebenarnya tetap berbahaya juga, walapun sudah ada tanggulnya," kata Bambang Riyanto.

Politisi Golkar yang sudah 4 periode di DPRD Lumajang ini mengaku sudah beberapa kali bertemu warga di dusun ini, namun warga tetap menolak untuk direlokasi.

"Saya pernah menyampaikan hal ini kepada Bupati Lumajang, dan saya pernah juga datang ke dusun ini bersama anggota DPR RI Muhamad Nur Purnamasidi. Tapi warga disana memang tetap ingin tinggal di dusun tersebut," ucap Bambang Riyanto.

Masih kata Bambang, selama ini warga masih harus menyeberang ke dusun lain yakni dusun Sumberkajang untuk berbagai keperluan termasuk untuk ke sekolah.

"Sedangkan jembatan limpasnya sekarang sudah tertimbun material pasir, dan warga kemudian nekad menyeberangi aliran sungai. Inilah kondisi yang serba sulit cara mendapatkan solusinya," urai Bambang Riyanto.

Oleh karena itu kedepan, harus ada solusi semi permanen, agar keselamatan warga tetap terjamin ketika terjadi banjir Semeru.

"Karena posisi dusunnya memang sudah dibawah aliran sungai, makanya kita khawatir kalau sampai ada banjir besar lagi kemudian dusun itu diterjang banjir lagi," tegas Bambang Riyanto yang merupakan anggota DPRD Lumajang asal Candipuro Lumajang.

Tombol Google News

Tags:

banjir semeru Sumberlangsep Bambang Riyannto