Ops Ketupat Semeru 2026, Polres Madiun Kota Siapkan Pengamanan Mudik Lebaran

12 Maret 2026 04:22 12 Mar 2026 04:22

Thumbnail Ops Ketupat Semeru 2026, Polres Madiun Kota Siapkan Pengamanan Mudik Lebaran

Polres Madiun Kota menggelar rapat koordinasi lintas sektoral Ops Ketupat Semeru 2026, Rabu, 11 Maret 2026. (Foto: Humas Polres Madiun Kota)

KETIK, MADIUN – Polres Madiun Kota menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral Operasi Ketupat Semeru 2026 yang berlangsung di Gedung Sunaryo Polres Madiun Kota, pada Rabu, 11 Maret 2026.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Madiun Kota AKBP Wiwin Junianto, S.I.K. serta dihadiri unsur TNI, pemerintah daerah, instansi terkait, dan para stakeholder lainnya.

Rakor diawali dengan paparan dari Kasat Intelkam dan Kabag Ops Polres Madiun Kota yang memaparkan gambaran situasi kamtibmas, potensi kerawanan menjelang Hari Raya Idul Fitri, serta kesiapan personel dan sarana prasarana dalam pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2026.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Madiun Kota AKBP Wiwin Junianto, S.I.K. menegaskan bahwa rapat koordinasi lintas sektoral ini merupakan langkah krusial untuk menyatukan persepsi dan memperkuat sinergitas seluruh unsur yang terlibat dalam pengamanan Hari Raya Idul Fitri.

"Rakor lintas sektoral ini merupakan langkah penting dalam mempersiapkan pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2026. Melalui koordinasi yang baik, kita dapat menyusun langkah-langkah strategis guna memastikan situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif selama momentum mudik dan perayaan Idul Fitri,” ujar AKBP Wiwin Junianto.

Kapolres mengatakan bahwa Operasi Ketupat Semeru 2026 kali ini mengusung tema “Mudik Aman, Keluarga Bahagia”.

Operasi ini merupakan operasi kemanusiaan yang melibatkan seluruh elemen, baik dari Polri, TNI, pemerintah daerah, maupun stakeholder terkait lainnya.

Operasi tersebut akan dilaksanakan selama 14 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026, dengan fokus pada pengamanan arus mudik, arus balik, tempat ibadah, pusat perbelanjaan, serta lokasi keramaian masyarakat.

Selain itu, Kapolres juga menekankan pentingnya antisipasi terhadap rumah atau pemukiman yang ditinggal mudik oleh penghuninya, agar tidak menjadi sasaran tindak kriminalitas.

Ia meminta seluruh stakeholder dan unsur terkait untuk melakukan langkah-langkah konkret dalam menjaga keamanan lingkungan.

“Kami berharap seluruh elemen stakeholder yang hadir dalam rakor ini mampu melakukan langkah-langkah nyata di masyarakat, sehingga situasi kamtibmas di lingkungan tetap terjaga dengan baik,” tegasnya.

Tak hanya itu, Polres Madiun Kota juga mengantisipasi berbagai potensi gangguan kamtibmas menjelang lebaran, seperti penggunaan petasan, serta fenomena budaya yang kerap muncul di kalangan remaja seperti perang sarung dan kegiatan sahur on the road yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban.

Kapolres juga menginstruksikan kepada Bhabinkamtibmas dan jajaran Humas untuk lebih masif melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait peredaran uang palsu (upal) serta pentingnya menjaga situasi kamtibmas selama bulan Ramadan hingga Idul Fitri.

Hal ini dilakukan mengingat tren kriminalitas menjelang lebaran biasanya mengalami peningkatan, sehingga diperlukan kewaspadaan dan kerja sama seluruh elemen masyarakat.

Melalui rakor lintas sektoral ini diharapkan seluruh pihak dapat bersinergi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, sehingga perayaan Idul Fitri di Kota Madiun dapat berlangsung aman, tertib, dan kondusif. (*)

Tombol Google News

Tags:

rakor Lintas sektoral Ops Ketupat Semeru 2026 Polres Madiun Kota Polda Jatim