Menu MBG Diduga Tak Layak, Siswa SD Tegalombo Pacitan Alami Keracunan

11 April 2026 11:29 11 Apr 2026 11:29

Al Ahmadi

Editor
Thumbnail Menu MBG Diduga Tak Layak, Siswa SD Tegalombo Pacitan Alami Keracunan

Sejumlah komentar pedas wali murid menyerbu akun Tiktok resmi SPPG Sejahtera Kebondalem. (Foto: Tangkap Layar)

KETIK, PACITAN – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Kecamatan Tegalombo, Kabupaten Pacitan, menuai sorotan setelah muncul dugaan keracunan yang dialami sejumlah siswa sekolah dasar, Jumat malam, 10 April 2026.

Informasi tersebut muncul dari unggahan akun Instagram @lilis_ossa yang menyebut adanya keluhan dari wali murid terkait menu MBG yang didistribusikan pada Kamis, 9 April 2026, yang diduga tidak layak konsumsi. 

Dalam unggahannya, ia menuliskan bahwa beberapa siswa mengalami gejala keracunan seperti mual dan pusing usai mengonsumsi makanan tersebut.

“Banyak sekali aduan wali murid SD wilayah tersebut, menu MBG di hari Kamis tidak layak konsumsi yang mengakibatkan beberapa murid mengalami keracunan seperti mual dan pusing,” tulisnya.

Bahkan, menurutnya, sejumlah siswa harus dijemput lebih awal untuk beristirahat di rumah, sementara beberapa lainnya dilaporkan harus mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit.

Salah satu korban disebut merupakan siswa kelas 5 di SD Negeri 1 Gedangan, Tegalombo, yang saat ini menjalani rawat inap di Rumah Sakit Umum Medical Mandiri Pacitan.

Unggahan tersebut juga menyebut dapur penyedia MBG berasal dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sejahtera Kebondalem di wilayah Kecamatan Tegalombo.

Kejadian ini memicu kekhawatiran masyarakat, mengingat program MBG seharusnya menyediakan makanan sehat dan bergizi bagi siswa. 

Namun, dugaan kelalaian dalam pengelolaan justru berpotensi membahayakan kesehatan anak-anak.

Wali murid pun mempertanyakan tanggung jawab pihak pengelola dapur MBG serta langkah penanganan dari pihak sekolah terhadap siswa yang terdampak.

“MBG harusnya jadi makanan bergizi, ini malah jadi makanan beracun?” tulis akun tersebut dengan nada kecewa.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola SPPG Tegalombo maupun instansi terkait di Kabupaten Pacitan. 

Pihak sekolah yang siswanya terdampak juga belum memberikan pernyataan resmi terkait kejadian tersebut.(*)

Tombol Google News

Tags:

MBG pacitan Tegalombo