Kerja Nyata Pascabanjir, PDI Perjuangan Tambah Layanan Kesehatan di Aceh

5 Januari 2026 22:12 5 Jan 2026 22:12

Thumbnail Kerja Nyata Pascabanjir, PDI Perjuangan Tambah Layanan Kesehatan di Aceh

Pelepasan Tim Medis PDI Perjuangan ke lokasi banjir Aceh di Langsa, Senin, 5 Januari 2026. (Foto: HM/Ketik)

KETIK, LANGSA – PDI Perjuangan menegaskan sikap politiknya untuk selalu hadir bersama rakyat, terutama dalam situasi krisis kemanusiaan. Komitmen tersebut tidak berhenti pada pernyataan, tetapi diwujudkan melalui kerja nyata di lapangan seperti yang dilakukan di Aceh.

Sejak 10 Desember 2025 lalu, Tim Kesehatan DPP PDI Perjuangan telah beroperasi langsung di Aceh untuk memberikan layanan medis kepada warga terdampak banjir besar, khususnya di Kabupaten Aceh Tamiang dan Aceh Timur.

Pada tahap awal, sebanyak 10 tenaga kesehatan dikerahkan untuk membuka posko kesehatan dan melaksanakan layanan medis keliling di sejumlah lokasi pengungsian. Upaya ini kemudian diperkuat pada 14 Desember 2025 dengan bergabungnya delapan tenaga kesehatan tambahan yang ditempatkan di Posko Tim Kesehatan PDI Perjuangan Kota Langsa, sehingga kapasitas pelayanan dan jangkauan penanganan medis semakin meluas.

Langkah cepat tersebut merupakan bagian dari keputusan politik nasional PDI Perjuangan dalam merespons bencana alam. Puncaknya, pada 29 Desember 2025, atas arahan Ketua Umum PDI Perjuangan Ibu Megawati Soekarnoputri, Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto bersama Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Kesehatan dr. Ribka Tjiptaning secara resmi melepas bantuan kesehatan skala besar dari Sekolah Partai DPP PDI Perjuangan di Jakarta.

Bantuan nasional tersebut meliputi 30 unit ambulans, 30 dokter, 60 tenaga paramedis, serta 60 relawan Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) PDI Perjuangan. Seluruh kekuatan ini ditugaskan untuk memperkuat penanganan pascabencana di wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Rombongan bantuan nasional tiba di Posko Tim Kesehatan PDI Perjuangan Kota Langsa pada 4 Januari 2026 dan disambut langsung oleh jajaran DPD PDI Perjuangan Aceh, termasuk Sekretaris DPD PDI Perjuangan Aceh, Gading Hamonangan Hasibuan. 

Kedatangan tersebut menjadi bagian penting dari konsolidasi operasional sekaligus penguatan kerja lapangan agar bantuan dapat segera menjangkau masyarakat yang membutuhkan.

Sebagai bentuk penghormatan terhadap kearifan lokal Aceh sekaligus doa keselamatan bagi para petugas kemanusiaan, DPD PDI Perjuangan Aceh menggelar prosesi peusijuek pada Senin, 5 Januari 2026.

Prosesi yang dipimpin oleh teungku atau ustaz dayah di Kota Langsa itu dilakukan terhadap seluruh tim kesehatan, 10 unit ambulans, satu mobil komando, dan satu mobil tangki air, sebelum tim kembali bergerak menuju wilayah-wilayah terdampak berikutnya.

Pimpinan Tim Kesehatan Nasional PDI Perjuangan melaporkan bahwa pelayanan kesehatan telah menjangkau Aceh Tamiang dan Aceh Timur. Dalam waktu dekat, layanan akan diperluas ke Aceh Utara, Bener Meriah, Aceh Tengah, Bireuen, dan Pidie Jaya, menyesuaikan kebutuhan lapangan serta tingkat kerusakan wilayah akibat bencana.

Ketua DPD PDI Perjuangan Aceh, Jamaluddin Idham, menegaskan bahwa kehadiran dan penguatan tim kesehatan tersebut merupakan wujud nyata keberpihakan politik PDI Perjuangan kepada rakyat.

“Dalam situasi bencana, politik harus bekerja untuk melindungi rakyat, memastikan akses kesehatan, dan menjaga martabat kemanusiaan,” ujarnya.

Senada dengan itu, Sekretaris DPD PDI Perjuangan Aceh, Gading Hamonangan Hasibuan, menyampaikan bahwa seluruh struktur partai di Aceh akan terus mengawal distribusi bantuan dan memastikan setiap sumber daya yang dikerahkan DPP PDI Perjuangan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat terdampak, tanpa diskriminasi dan tanpa penundaan.

Melalui langkah-langkah konkret tersebut, PDI Perjuangan menegaskan bahwa penanganan bencana bukan sekadar agenda sosial, melainkan tanggung jawab politik. Partai berlambang banteng moncong putih itu memastikan akan terus berdiri di garis depan bersama rakyat Aceh hingga seluruh proses pemulihan pascabencana berjalan tuntas. (*)

Tombol Google News

Tags:

pdi perjuangan Aceh Tim Medis jamaluddin idham kesehatan Banjir Aceh Aceh Banjir