KETIK, SUMENEP – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sumenep menggelar peringatan Nuzulul Quran pada Kamis pagi, 5 Maret 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Graha Wiyata MAN Sumenep dan dihadiri aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Kemenag setempat.
Dalam kegiatan tersebut, Kemenag Sumenep menghadirkan pengasuh Pondok Pesantren Annuqayah Guluk-Guluk, Dr. KH. Muhammad Sholahuddin A Warits, M.Hum, sebagai penceramah utama.
Peringatan Nuzulul Quran tahun ini mengangkat tema “Alquran Amanah Ekologis dan Jalan Perdamaian Dunia”, yang menekankan pentingnya nilai-nilai Alquran sebagai pedoman menjaga keseimbangan alam sekaligus membangun kehidupan yang damai.
Seluruh ASN Kementerian Agama Kabupaten Sumenep mengikuti kegiatan tersebut. Acara ini menjadi bagian dari upaya memperkuat pemahaman spiritual sekaligus memperdalam nilai-nilai Alquran dalam kehidupan sehari-hari.
Kepala Kemenag Sumenep, H. Abdul Wasid, M.Pd, mengatakan bahwa peringatan Nuzulul Quran harus menjadi momentum refleksi bagi umat manusia untuk kembali memahami peran Alquran sebagai pedoman hidup.
Ia menegaskan bahwa Alquran memuat berbagai pelajaran, peringatan, serta pesan penting yang menjadi tuntunan bagi manusia dalam menjalani kehidupan.
" Alquran adalah pegangan kita semua. Alquran adalah panduan hidup yang harus kita ikuti bersama. Di dalam Alquran sangat lengkap sekali penjelasan tentang berbagai hal. Kita wajib mengambil pelajaran dari Alquran," jelas Cak Wasid panggilan karibnya. (*)
