Kafe Karaoke GPJ Kanigoro Blitar Diduga Tetap Beroperasi Saat Ramadhan, Warga Keluhkan Musik Keras dan Aktivitas Mabuk

16 Maret 2026 12:32 16 Mar 2026 12:32

Thumbnail Kafe Karaoke GPJ Kanigoro Blitar Diduga Tetap Beroperasi Saat Ramadhan, Warga Keluhkan Musik Keras dan Aktivitas Mabuk

Cafe GPJ Kanigoro Blitar yang diduga tetap beroperasi di Bulan Ramadan, Minggu,15 Maret 2026. (Foto: Favan/Ketik.com)

KETIK, BLITAR – Keberadaan Kafe Karaoke GPJ di Desa Gaprang, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar, menuai keluhan dari warga sekitar. Di tengah bulan suci Ramadhan, tempat hiburan tersebut diduga tetap beroperasi hingga dini hari dan menjadi lokasi aktivitas mabuk-mabukan.

Warga menilai operasional kafe tersebut mengganggu ketenangan lingkungan, terutama karena lokasinya berada di dekat permukiman masyarakat.

Selain suara musik yang terdengar keras hingga larut malam, warga juga khawatir aktivitas pengunjung yang mengonsumsi minuman keras berpotensi menimbulkan keributan.

“Sebenarnya kalau hari biasa warga tidak terlalu mempermasalahkan. Tapi ini bulan puasa, banyak warga sedang tadarus dan beribadah. Musik keras sangat mengganggu,” ujar salah satu warga Gaprang yang meminta identitasnya dirahasiakan, Minggu, 15 Maret 2026 malam.

Warga juga menyoroti dugaan pelanggaran terhadap Surat Edaran Bupati Blitar yang mengimbau tempat hiburan malam untuk menghentikan operasional selama bulan Ramadhan.

Surat edaran tersebut diterbitkan sebagai upaya menjaga kondusivitas wilayah sekaligus menghormati umat Muslim yang tengah menjalankan ibadah puasa.

Namun, berdasarkan pengakuan warga, imbauan tersebut diduga belum dipatuhi oleh pengelola kafe.

“Yang kami khawatirkan bukan hanya soal suara musik, tapi juga sering ada orang mabuk. Kalau sampai terjadi keributan, tentu warga sekitar yang terdampak,” ungkapnya.

Warga mengaku sebelumnya telah mencoba menyampaikan teguran kepada pihak pengelola agar menghentikan aktivitas operasional selama Ramadhan. Namun hingga kini teguran tersebut disebut belum mendapat respons.

“Sudah pernah diingatkan baik-baik, tapi tetap buka. Warga mulai jengkel. Kalau tetap beroperasi, ada rencana warga akan datang bersama-sama ke lokasi,” katanya.

Sementara itu, aparat dari Polsek Kanigoro disebut telah melakukan patroli ke area tersebut guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Tokoh masyarakat setempat berharap pemerintah daerah bersama aparat penegak hukum dapat mengambil langkah tegas apabila ditemukan pelanggaran terhadap aturan yang berlaku.

“Harapan kami sederhana, Ramadhan ini warga bisa beribadah dengan tenang tanpa gangguan,” ujar salah satu tokoh masyarakat.

Warga pun berharap situasi lingkungan tetap aman, tertib, dan kondusif selama bulan suci Ramadhan. (*)

Tombol Google News

Tags:

Cafe GPJ Kanigoro Blitar Kabupaten Blitar warga ramadan