Iran Tutup Selat Hormuz Imbas Serangan AS, Ini Kemungkinan Efeknya untuk Ekonomi Dunia

1 Maret 2026 15:15 1 Mar 2026 15:15

Thumbnail Iran Tutup Selat Hormuz Imbas Serangan AS, Ini Kemungkinan Efeknya untuk Ekonomi Dunia

Selat Hormuz. (Foto: Google Maps)

KETIK, JAKARTA – Selat Hormuz atau yang dikenal sebagai Strait of Hormuz mulai ditutup oleh Angkatan Laut Republik Islam Iran (NEDAJA) pada Sabtu (28/2/2026).

Reuters melaporkan, ranjau laut mulai disebar untuk memblokade armada imbas serangan udara AS yang menewaskan pemimpin tertinggi Iran, Ali Hosseini Khamenei pada Minggu (1/3/2026) pukul 9.00 WIB di kediamannya, Teheran.

Belajar dari krisis pasca ledakan COVID-19 kita sebagai masyarakat sipil perlu bersiaga dalam menghadapi situasi darurat apapun, baik yang sifat kepastiannya masih jauh atau dekat. Penutupan Selat Hormuz memiliki beberapa efek bagi perekonomian dunia:

  1. Harga BBM akan naik: 25% - 30% suplai minyak dunia akan terhenti. Harga minyak mentah dunia diramal akan berpotensi menembus Rp2,5 juta sampai Rp3,3 juta per barel. Subsidi BBM di Indonesia berpeluang melambung, harga Pertalite/Pertamax bisa naik drastis.
  2. Inflasi barang & bahan pokok: Biaya logistik global akan naik. Harga barang impor serta komoditas lokal akan ikut terdampak naik akibat efek domino.
  3. Rupiah akan Melemah: Investor lari ke aset aman (Dollar & Emas). Nilai Rupiah bisa tertekan hebat.

Melihat situasi ini, masyarakat sipil dituntut waspada terkait beberapa hal fundamental seperti masalah BBM dan keuangan. Lakukan kesiagaan jangka pendek terlebih dahulu untuk mengamankan situasi personal baik sendiri maupun bersama keluarga. Inilah beberapa tips agar aman:

  1. Amankan BBM: Isi penuh tangki kendaraanmu HARI INI. Jika punya penyimpanan aman, stok sedikit cadangan BBM. Senin harga mungkin sudah beda.
  2. Dana Tunai: Siapkan uang tunai secukupnya di rumah. Jika sistem perbankan down karena serangan siber global, kamu tetap bisa belanja.
  3. Lindungi Aset: Jangan pegang terlalu banyak Rupiah. Pertimbangkan konversi sebagian dana ke emas fisik (Logam Mulia) sebagai pelindung nilai dari inflasi.

Karena kondisi dunia sedang tidak baik-baik saja, kita harus melek terhadap masalah yang berimbas ke masyarakat sipil secara langsung agar bisa melakukan persiapan jangka pendek terlebih dahulu. (*)

Tombol Google News

Tags:

selat hormuz Selat Hormuz Iran ali khamenei AS Amerika Serikat Serangan 28 Februari 2026 puasa ramadhan surabaya