KETIK, ACEH SINGKIL – Ketua Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT), Hj Umi Maimah, mengajak kaum perempuan untuk menjadikan salah sebagai kebutuhan di keseharian, bukan hanya sebagai kewajiban.
Pernyataan ini disampaikan pada pengajian akbar yang dirangkai dalam peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad saw 1447 H dan Milad BKMT ke-54 di Pendapa Wakil Bupati Aceh Singkil, Jumat, 16 Januari 2026.
Ia juga berharap agar peran dan kontribusi kaum perempuan yang tergabung dalam BKMT dapat lebih ditingkatkan lagi di masa-masa mendatang dalam membina umat, khususnya kaum perempuan.
"Kita di majelis ini dituntut dapat meningkatkan iman, ilmu, dan akhlakul karimah. Disamping sebagai cerminan masa depan anak-anak yang berakhlak untuk Aceh Singkil, kedepan menjadi lebih baik, " imbuhnya.
BKMT sambung Hj Umi Maimah, harus selalu konsisten selaku organisasi perempuan untuk menanamkan nilai-nilai keislaman, memperkuat ukhuwah serta mendorong peranan aktif perempuan dalam pembangunan umat dan daerah.
Sementara, Ustaz Umma Abidin, dalam tausiyahnya lebih menitikberatkan pada perkara salam dalam rukun sholat. Menurutnya bacaan salam dalam salat punya kaedah relijius, salam harus bisa menebar kebaikan kepada sekeliling baik jiran, tetangga, bahkan tempat tinggal sekitar.
"Makna salam ke kanan dan kiri diakhir ibadah sholat harus bisa diimplementasikan menjadi pembawa keberkahan. Intinya, usai pelaksanaan sholat kedamaian hati dan kerukunan antar sesama umat dapat dicapai, " jelasnya.
Usai acara, Hj, Umi Maimah, didampingi wabup Hamzah Sulaiman, juga menyantuni puluhan anak yatim. (*)
