Formasi Baru DPC PDI Perjuangan Kota Malang Siap Warisi Api Marhaenisme, Berpihak ke Wong Cilik!

3 Januari 2026 20:50 3 Jan 2026 20:50

Thumbnail Formasi Baru DPC PDI Perjuangan Kota Malang Siap Warisi Api Marhaenisme, Berpihak ke Wong Cilik!

Formasi baru kepengurusan DPC PDI Perjuangan Kota Malang yang membawa api semangat marhaenisme. (Foto: Lutfia/Ketik.com)

KETIK, MALANG – Wajah baru dalam kepengurusan DPC PDI Perjuangan Kota Malang siap membawa api marhaenisme yang diwariskan oleh Sang Proklamator, Ir Soekarno. Partai berlambangkan kepala banteng ini meneguhkan komitmennya untuk selalu berpihak kepada rakyat, atau wong cilik.

Ketua DPC PDIP Kota Malang, Amithya Ratnanggani Sirraduhita menjelaskan untuk mengawali kerja bersama, 15 pengurus partai melaksanakan ziarah ke Makam Bung Karno di Blitar. Melalui semangat marhaenisme, setiap langkah politik partai akan berlandaskan keberpihakannya pada masyarakat kecil dan marginal di Kota Malang.

"Kami menegaskan bahwa ideologi PDI Perjuangan bersumber pada ajaran Marhaenisme Bung Karno. Menempatkan keberpihakan pada wong cilik dan kaum marhaen sebagai roh perjuangan politik," ujar Mia, Sabtu 3 Januari 2025.

Melalui penguatan ideologi partai, PDIP Kota Malang juga berupaya untuk menggandeng generasi muda sebagai mitra strategis perjuangan. Generasi Z dan Generasi Alpha, menjadi subjek penting dalam perjuangan politik ke depan. 

"Kaum muda tidak hanya diposisikan sebagai objek mobilisasi politik, tetapi sebagai mitra strategis perjuangan yang didorong untuk kritis, kreatif, dan berani mengambil peran dalam memperjuangkan kepentingan rakyat serta keadilan sosial," tegasnya.

Dalam merealisasikan komitmennya, DPC PDIP Kota Malang akan memperkuat jalinan hubungan dengan masyarakat, komunitas pemuda, hingga kelompok kreatif. Dengan demikian, gerakan politik partai pun akan sesuai dengan kondisi dan kebutuhan di masyarakat.

"Ada peran dari Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Malang sebagai garda terdepan dalam memperjuangkan aspirasi rakyat. Tentunya melalui fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan yang berorientasi pada kepentingan publik," jelas Mia.

Menurut Ketua DPRD Kota Malang itu, dengan kesetiaan terhadap ideologi dan etos kerja kerakyatan, menutup ruang bagi kerja kosong yang tak dirasakan kebermanfaatannya bagi masyarakat. Terlebih dibutuhkan keselarasan antara nilai, ucapan, hingga tindakan untuk memperjuangan kepentingan rakyat.

"Bersama 15 pengurus DPC PDIP Kota Malang, kami berkomitmen terus menjaga marwah partai sebagai kekuatan politik yang membumi, inklusif lintas generasi, responsif terhadap persoalan masyarakat. Serta konsisten memperjuangkan keadilan sosial sesuai dengan nilai-nilai perjuangan Bung Karno," tutupnya. (*)

Tombol Google News

Tags:

DPC PDI Perjuangan Kota Malang PDI Perjuangan Kota Malang PDIP Kota Malang Marhaenisme Kota Malang