KETIK, MADIUN – Dinas Perdagangan Kota Madiun bersama Paguyuban Pedagang Kaki Lima (PKL) Alun-alun Kota Madiun menggelar kerja bakti massal pada Senin, 30 Maret 2026. Kegiatan ini dilakukan untuk menjaga kebersihan sekaligus meningkatkan kenyamanan kawasan pusat kota tersebut.
Kerja bakti melibatkan para pedagang yang beraktivitas di sekitar alun-alun. Mereka secara gotong royong membersihkan lapak dagangan serta area di sekitarnya agar tetap tertata dan higienis.
Kepala Dinas Perdagangan Kota Madiun, Harum Kusumawati, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk tanggung jawab bersama antara pemerintah dan para pedagang dalam merawat ruang publik.
Ia menegaskan, para PKL memiliki peran penting dalam menjaga keindahan dan kenyamanan kawasan alun-alun sebagai salah satu ikon kota. Oleh karena itu, kerja bakti akan dijadwalkan rutin setiap hari Senin.
Selain menjaga kebersihan, kegiatan ini juga bertujuan menciptakan lingkungan yang lebih tertata dan ramah bagi masyarakat. Terlebih, kawasan Alun-alun Kota Madiun dikenal sebagai pusat aktivitas warga yang selalu ramai dikunjungi.
Perwakilan PKL Alun-alun Kota Madiun, Tarman, menyampaikan bahwa kerja bakti tidak hanya berfokus pada kebersihan, tetapi juga membangun kesadaran bersama di kalangan pedagang.
Ia menilai, kegiatan tersebut menjadi bukti bahwa PKL mampu berperan aktif dalam menjaga lingkungan sekaligus menciptakan suasana berdagang yang lebih nyaman bagi pembeli.
Ke depan, para pedagang berharap kawasan alun-alun tidak hanya ramai, tetapi juga bersih dan sehat. Mereka juga berkomitmen untuk menjadikan kerja bakti sebagai budaya bersama dalam merawat fasilitas publik. (*)
