Dari Ngawi ke Senayan untuk Indonesia! Dulu Sukses di Birokrat, Kanang Kini Jadi Politikus Tangguh

4 Maret 2026 15:56 4 Mar 2026 15:56

Thumbnail Dari Ngawi ke Senayan untuk Indonesia! Dulu Sukses di Birokrat, Kanang Kini Jadi Politikus Tangguh

Foto: Budi Sulistyono Wakil Ketua Bidang Keanggotaan dan Organisasi DPD PDI Perjuangan Provinsi Jawa Timur Sumber: Website pdiperjuangan-jatim.com

KETIK, SURABAYA – Politikus senior Budi Sulistyono, sosok yang akrab dipanggil Kanang, merupakan seorang tokoh politik dan birokrat yang menorehkan jejak panjang di kancah pemerintahan lokal maupun nasional di Indonesia.

Lahir di Ngawi, Jawa Timur, pada 18 Juli 1960, Kanang tumbuh dengan semangat dan tekad yang kuat sejak muda untuk berkarya dan berdedikasi bagi masyarakat. “Kanang” adalah panggilan keluarga yang melekat sejak kecil, tanda kedekatan dan kedalaman akar sosialnya.

Kanang menempuh pendidikan dasarnya di SD Negeri 1 Margomulyo, Ngawi, dan kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Ngawi sebelum pindah ke SMA Negeri 5 Surabaya, salah satu sekolah menengah atas favorit di Kota Pahlawan.

Ia kemudian meraih gelar Sarjana Teknik Mesin dari Universitas Gadjah Mada (UGM) pada tahun 1988, setelah menuntaskan studi tinggi di Yogyakarta.

Sebelum terjun penuh ke dunia politik, Kanang terlebih dahulu mengembangkan karier profesional di sektor swasta. Ia pernah menjabat sebagai Kepala Divisi Utilitas di PT Samarinda Pratama Gemilang Enterprise dan Kepala Bagian Estimasi Harga di PT INKA Madiun pada pertengahan 1990-an, menggambarkan kemampuannya dalam memadukan keterampilan teknik dengan manajemen proyek.

Jejak politik Kanang dimulai setelah ia resmi bergabung dengan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) pada akhir 1990-an, kemudian menjabat sebagai Wakil Bupati Ngawi selama dua periode (1999–2010).

Perjalanan panjang ini kemudian membawanya menjadi Bupati Ngawi, sebuah jabatan yang dipegangnya selama dua periode pula yaitu 2010–2015 dan 2016–2021.

Selama dua dekade berada di kursi eksekutif daerah, Budi Kanang dikenal sebagai sosok yang dekat dengan masyarakat dan berfokus pada pembangunan daerah. Diinformasikan dari berbagai sumber, Kanang menerima Special Achievement Award sebagai bentuk pengakuan atas 20 tahun pengabdiannya di pemerintahan.

Setelah menyelesaikan masa tugasnya sebagai bupati, Budi Sulistyono tak berhenti berkiprah di dunia politik. Ia mencalonkan diri sebagai Calon Anggota DPR RI pada Pemilu 2024 dari Dapil Jawa Timur VII (meliputi kabupaten Magetan, Ngawi, Pacitan, Ponorogo, dan Trenggalek).

Hasilnya, Kanang berhasil meraih 115.425 suara dan duduk sebagai anggota DPR RI periode  2024–2029 atas tiket PDIP. Wakil Ketua Bidang Keanggotaan dan Organisasi DPD PDIP Jatim itu memperluas pengaruhnya dari pemerintahan daerah ke panggung legislatif nasional.

Sebagai bagian dari PDIP, Budi Kanang termasuk figur senior dan lama berkecimpung dalam struktur partai di tingkat lokal. Ia pernah menjabat sebagai Ketua DPC PDIP Ngawi, mencerminkan kedudukannya sebagai sosok penting dalam perumusan kebijakan serta penguatan kader partai di wilayahnya.

 

Warisan Kepemimpinan

Kanang adalah sosok yang dikenal bukan hanya sebagai birokrat dan politisi, tetapi juga sebagai figur keluarga. Ia menikah dengan Hj. Sri Eko Rustiyanti, S.H., dan dikaruniai anak yang menjadi bagian penting dari kehidupan pribadi dan sosialnya.

Kiprah Budi Sulistyono mencerminkan perjalanan seorang pemimpin yang dimulai dari akar pendidikan sederhana di kota kecil hingga membangun karier panjang di pemerintahan daerah dan kini di parlemen nasional.

Keberhasilannya di Ngawi serta keberlanjutan kiprahnya di DPR menggambarkan komitmen yang terus hidup untuk berkontribusi dalam pembangunan bangsa.

Kesuksesan melangkah ke DPR RI pada 2024 menjadi babak lanjutan dari karier panjang tersebut. Dengan pengalaman eksekutif yang kuat di daerah, ia kini berada pada posisi strategis untuk membawa perspektif pembangunan kabupaten ke forum legislatif nasional.

Transformasi dari kepala daerah menjadi anggota parlemen bukan sekadar perpindahan jabatan, melainkan perluasan ruang pengabdian.

Bagi masyarakat Ngawi, nama Kanang bukan sekadar identitas politik, melainkan bagian dari sejarah kepemimpinan daerah selama lebih dari 20 tahun terakhir. Jejak itulah yang kini menjadi fondasi langkahnya di tingkat nasional  dari Ngawi menuju Senayan. (*)

Tombol Google News

Tags:

pdi perjuangan PDIP Budi Sulistyo DPD Kanang Ngawi Indonesia politik DPR RI