KETIK, SURABAYA – Bernardo Tavares terus melakukan evaluasi terhadap Persebaya usai menelan dua kali kekalahan, yaitu saat menghadapi Bhayangkara FC dan Persijap. Dari evaluasi, pelatih asal Portugal itu mengatakan pertahanan Bajul Ijo masih rapuh.
Hal ini yang segera ia benahi, menjelang laga melawan PSM pada Rabu 25 Februari 2026 mendatang di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, kick off pukul 20.30 WIB.
"Kami harus belajar dari dua pertandingan terakhir, karena kami membuat banyak kesalahan. Saya sudah sampaikan setelah pertandingan terakhir selesai, dari lima gol yang bersarang di gawang kami, empat gol di antaranya dari set piece," jelasnya dalam konferensi pers, Selasa 24 Februari 2026.
Untuk itu, pelatih berkepala plontos ini optimistis Persebaya bisa segera berbenah sebelum laga lawan mantan timnya besok. Selain itu ia juga berharap beberapa pemain andalannya bisa bermain.
"Kami tidak punya banyak waktu untuk mempersiapkan pertandingan ini karena kemarin adalah jadwal pemulihan. Tapi saya yakin para pemain akan belKar dari tayangan video dan saya harap besok kami tidak melakukan kesalahan yang sama," lanjutnya.
Ia juga meminta dukungan suporter Bonek dan Bonita. Bernardo Tavares memahami, jika suporter tidak menerima banyak alasan namun hasil akhir yang diinginkan.
"Sepak bola memang seperti itu. Tapi kami perlu keseimbangan. Terkadang saat kami kalah tidak semuanya buruk dan terkadang saat kami menang, tidak semuanya sempurna," jelasnya.
Pemain Persebaya, Francisco Rivera bertekad untuk bisa membawa tiga poin saat melawan PSM di kandang. Dua hasil minor dijadikan semangat motivasi untuk bangkit.
"Tapi kami harus belajar dari sana. Di pertandingan selanjutnya melawan Makassar, kami harus tetap konsisten, tetap fokus dan semoga kami bisa mengambil tiga poin," harapnya. (*)
