KETIK, BANYUWANGI – Pemandangan berbeda terlihat dalam perayaan HUT ke-11 Sekolah Sepak Bola (SSB) Golden Goal di Lapangan Sepak Bola Biola, Dusun Panjen, Desa Jambewangi, Kecamatan Sempu, Banyuwangi, Jawa Timur, Minggu, 11 Oktober 2026.
Berkat kepedulian dari pihak swasta dan kepolisian, sejumlah SSB di Banyuwangi menggelar tasyakuran sekaligus pesta bola.
Dalam momentum penuh kebersamaan tersebut, empat SSB terbaik di Banyuwangi diundang untuk melakoni pertandingan persahabatan (friendly match). Keempat SSB tersebut meliputi Persip Pesanggaran, Diponegoro United Banyuwangi, Tunas 92 Penataban, dan SSB Yunior Glenmore.
Acara puncak peringatan hari jadi ditandai dengan penyerahan bantuan sarana latihan. Masing-masing SSB undangan mendapatkan bantuan 13 buah bola yang diserahkan secara langsung.
Bantuan alat latihan utama tersebut berasal dari sinergi Polresta Banyuwangi, TIMES Indonesia, PT Bumi Suksesindo (PT BSI), Convey, Ketua PSSI Banyuwangi, serta tuan rumah SSB Golden Goal. Tak ayal, para pemain muda pun menyambut sukacita dan langsung berpesta bola.
Community Development Officer PT BSI, Bahtiar Majid, menyampaikan harapannya agar bantuan sarana latihan tersebut dapat memberikan dorongan semangat bagi para pesepakbola usia dini di Bumi Blambangan.
“Semoga bisa bermanfaat, dan adek-adek dari SSB bisa lebih giat berlatih,” ujar Bahtiar Majid, Senin, 12 Oktober 2026.
Dukungan senada disampaikan Ketua PSSI Banyuwangi, Michael Edy Hariyanto. Dia mengapresiasi sinergi seluruh pihak dan mendorong para pemain muda untuk terus mengasah potensi di lapangan tanpa mengabaikan pendidikan formal.
“Harus semakin giat berlatih, dan bisa tumbuh menjadi pemain profesional yang membanggakan orang tua, sekolah, bahkan Kabupaten Banyuwangi,” tutur Michael.
Sementara itu, Pelatih sekaligus panitia HUT ke-11 SSB Golden Goal, Nur Kholis, menjelaskan bahwa friendly match ini diselenggarakan tidak hanya sebagai ajang hiburan.
Melainkan wadah mengasah kemampuan bertanding serta mempererat tali silaturahmi antarakademi di ujung timur Pulau Jawa.
Dia menekankan pentingnya keterlibatan sektor swasta dalam menyokong ekosistem pembinaan sepak bola usia dini secara berkelanjutan.
“Harapan kami, semakin banyak pihak swasta yang peduli pada pembinaan sepak bola usia dini. Bantuan sarana seperti bola ini sangat menunjang aktivitas latihan sekaligus memberi motivasi anak-anak,” ungkap Nur Kholis.
SSB Golden Goal sendiri dikenal sebagai salah satu akademi sepak bola bereputasi di Banyuwangi. Selama 11 tahun kiprahnya, sekolah sepak bola ini telah melahirkan sederet talenta berbakat yang merumput di kancah nasional, di antaranya Ilham Jaya Kusuma (Gresik United), Galih (Persekapas), Eno (PSIS Semarang), hingga Dafa (Persepam Pamekasan).
Turut hadir dalam perayaan tersebut Pembina sekaligus Pendiri SSB Golden Goal Moh. As'adi, Kapolsek Sempu AKP Satrio Wibowo, Kepala Desa Jambewangi Maskur, Kepala Biro TIMES Indonesia Banyuwangi Syamsul Arifin (Mas Bono), serta jajaran pelatih, pengurus SSB, dan para orang tua pemain.
Momentum perayaan ulang tahun ini menegaskan kembali bahwa keberhasilan pembinaan sepak bola usia dini tidak hanya bergantung pada latihan rutin.
Tetapi juga memerlukan kepedulian bersama, ketersediaan fasilitas, serta dukungan lintas sektor demi membukakan jalan bagi anak-anak Banyuwangi meraih impian di lapangan hijau. (*)
