Untuk Pertama Kalinya, Indonesia Gelar Kejuaraan Dunia Boomerang di Kabupaten Bandung

27 Juli 2026 10:51 27 Jul 2026 10:51

Iwa AS, Akhmad Sugriwa

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Untuk Pertama Kalinya, Indonesia Gelar Kejuaraan Dunia Boomerang di Kabupaten Bandung

Pembukaan World Boomerang Championship (WBC) 2026, di Lanud Sulaiman, Kec Margahayu, Kab Bandung, Senin (27/7/26).(Foto:Iwa/Ketik.com)

KETIK, BANDUNG – Kabupaten Bandung mencatat sejarah baru dengan menjadi tuan rumah World Boomerang Championship (WBC) 2026, kejuaraan boomerang tingkat dunia yang untuk pertama kalinya digelar di Indonesia. Sebanyak 12 negara ambil bagian dalam ajang olahraga internasional yang berlangsung di Lanud Sulaiman, Kecamatan Margahayu, Senin (27/7/2026).

Kapusterau sekaligus Sekjen PB Fasi, Marsma TNI Marsma TNI Ignatius Wahyu Anggono, S.E., M.M. mengatakan penyelenggaraan kejuaraan dunia tersebut menjadi momentum memperkenalkan Indonesia, khususnya Kabupaten Bandung, kepada masyarakat internasional melalui olahraga.

"Ini kejuaraan dunia yang pertama kali digelar di Indonesia. Harapannya boomerang semakin dikenal masyarakat dan bisa berkembang lebih luas di tanah air," kata Ignatius Wahyu.

Menurutnya, sebelum dipercaya menggelar kejuaraan dunia, Lanud Sulaiman telah dua kali menjadi lokasi penyelenggaraan kejuaraan nasional boomerang. Kepercayaan menjadi tuan rumah World Boomerang Championship dinilai menjadi bukti bahwa Indonesia mampu menyelenggarakan event olahraga internasional dengan baik.

"Kami ingin menunjukkan keramahan masyarakat Indonesia, khususnya Kabupaten Bandung. Mudah-mudahan para peserta merasa nyaman selama berada di sini," ujarnya.

Ignatius menjelaskan kejuaraan mempertandingkan sejumlah nomor yang menguji ketepatan dan kecepatan, teknik serta daya tahan atlet dalam melempar serta menangkap boomerang. Sebanyak 11 negara peserta dari luar negeri bergabung bersama Indonesia sehingga total terdapat 12 negara yang berlaga pada kejuaraan tersebut.

Ia berharap World Boomerang Championship menjadi awal penyelenggaraan event internasional serupa di masa mendatang.

"Kami berharap kegiatan ini berlanjut dan semakin memperkenalkan olahraga boomerang kepada masyarakat Indonesia," katanya.

Sementara itu, Bupati Bandung Dadang Supriatna menyambut baik kepercayaan yang diberikan kepada Kabupaten Bandung sebagai tuan rumah kejuaraan dunia tersebut.

Menurutnya, event olahraga internasional bukan hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga membuka peluang besar bagi pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi daerah.

"Kami sangat mengapresiasi kepercayaan yang diberikan kepada Lanud Sulaiman dan Kabupaten Bandung. Sebagai tuan rumah tentu kami ingin memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh peserta," ujar Bupati Kang Dadang Supriatna.

Ia mengatakan para atlet dan ofisial yang datang dari berbagai negara akan diperkenalkan dengan potensi wisata, kuliner, serta destinasi unggulan Kabupaten Bandung.

"Kabupaten Bandung memiliki banyak objek wisata di wilayah selatan, kuliner, hingga berbagai destinasi yang layak dikunjungi. Kami ingin para peserta tidak hanya bertanding, tetapi juga menikmati keindahan Kabupaten Bandung," kata KDS.

Menurutnya, kehadiran ratusan peserta mancanegara diperkirakan ikut menggerakkan sektor perhotelan, transportasi, kuliner, hingga pelaku usaha kecil di sekitar lokasi kegiatan.

"Setiap event internasional selalu memberi dampak terhadap perputaran ekonomi masyarakat. Ini juga menjadi peluang untuk meningkatkan kunjungan wisata ke Kabupaten Bandung," ujarnya.

Penyelenggaraan World Boomerang Championship 2026 merupakan hasil kolaborasi Lanud Sulaiman, Pemerintah Kabupaten Bandung, serta komunitas boomerang Indonesia dalam memperkuat posisi Kabupaten Bandung sebagai salah satu destinasi sport tourism di Jawa Barat.(*)

Tombol Google News

Tags:

Bumerang Boomerang KABUPATEN BANDUNG lanud sulaiman Dananud Suaiman BUPATI BANDUNG DADANG SUPRIATNA kds