Kemarau Panjang, Geo Dipa Tambah Armada Distribusi Air Bersih di Kabupaten Bandung

20 September 2026 14:40 20 Sep 2026 14:40

Iwa AS, Akhmad Sugriwa

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Kemarau Panjang, Geo Dipa Tambah Armada Distribusi Air Bersih di Kabupaten Bandung

GM Geo Dipa Energi Unit Patuha Efrata Meliala menyerahkan bantuan air bersih ke Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bandung Gamber Irmawan Premono, Jumat (18/9/26).(Foto: Geodipa)

KETIK, BANDUNG – Dampak kemarau tidak hanya menyentuh kebutuhan air minum warga. Bagi masyarakat yang bergantung pada pertanian, keterbatasan air juga dapat mengganggu aktivitas dan produktivitas.

Kondisi tersebut menjadi salah satu alasan PT Geo Dipa Energi (Persero) Unit Patuha menyerahkan satu unit tangki air berkapasitas 5.000 liter kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung.

Bantuan melalui program “Bukti Bhakti Geo Dipa Energi” itu diserahkan General Manager Geo Dipa Energi Unit Patuha Efrata Meliala kepada Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bandung Gamber Irmawan Premono, Jumat, 18 September 2026.

Tambahan armada tersebut diharapkan memperkuat kemampuan BPBD menjangkau warga yang membutuhkan pasokan air bersih selama kemarau.

Gamber mengatakan keberadaan tangki air dengan kapasitas 5.000 liter dapat membantu mempercepat distribusi air kepada masyarakat terdampak.

“Dukungan terhadap penyediaan dan distribusi air bersih menjadi salah satu langkah penting dalam membantu masyarakat melewati kondisi kemarau panjang,” kata Gamber.

Menurut dia, kebutuhan air memiliki kaitan langsung dengan aktivitas masyarakat. Di sektor pertanian, misalnya, keterbatasan air dapat menjadi tantangan bagi keberlangsungan aktivitas dan produktivitas petani.

Bagi Geo Dipa, bantuan tersebut tidak hanya berkaitan dengan penyediaan sarana distribusi air. Perusahaan melihat kesiapsiagaan menghadapi dampak kemarau sebagai bagian dari upaya memperkuat ketangguhan masyarakat di sekitar wilayah operasional.

Efrata mengatakan ketersediaan air berkaitan dengan keberlangsungan aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat.

“Kontribusi ini merupakan bagian dari kepedulian perusahaan terhadap masyarakat sekaligus upaya memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah untuk siap siaga menghadapi potensi dampak kebencanaan,” ujar Efrata.

Kolaborasi dengan BPBD juga menjadi bagian dari pendekatan Geo Dipa dalam menghadapi risiko kebencanaan. Penanganan tidak hanya dilakukan ketika kondisi darurat muncul, tetapi juga melalui kesiapsiagaan dan dukungan sarana yang dapat digunakan ketika masyarakat membutuhkan.

Geo Dipa Unit Patuha menyatakan akan terus membangun sinergi dengan pemerintah daerah, BPBD dan pemangku kepentingan lain dalam mendukung penanggulangan bencana serta pengembangan masyarakat.

Melalui bantuan tersebut, Geo Dipa berharap distribusi air bersih dapat berjalan lebih cepat sekaligus membantu masyarakat tetap menjalankan aktivitasnya di tengah kondisi kemarau.(*)

Tombol Google News

Tags:

GEO DIPA geodipa Kemarau bpbd Air bersih bpbd kabupaten bandung