Bupati Bandung Lantik Empat Pejabat Baru, Pastikan Layanan Publik Tetap Berjalan Optimal

4 Juli 2026 09:51 4 Jul 2026 09:51

Iwa AS, Akhmad Sugriwa

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Bupati Bandung Lantik Empat Pejabat Baru, Pastikan Layanan Publik Tetap Berjalan Optimal

Bupati Bandung Dadang Supriatna melantik empat pejabat pimpinan tinggi pratama (JPT) di Gedung Moch. Toha, Soreang, Jumat (3/7/26).(Foto:Iwa/Ketik.com)

KETIK, BANDUNG – Bupati Bandung Dadang Supriatna melantik empat pejabat pimpinan tinggi pratama (JPT) untuk mengisi kekosongan jabatan di sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) guna memastikan roda pemerintahan dan pelayanan publik tetap berjalan optimal. Pelantikan berlangsung di Gedung Moch. Toha, Soreang, Jumat (3/7/2026).

Keempat pejabat yang dilantik masing-masing dr. Hj. Hanhan Siti Hasanah sebagai Kepala Dinas Kesehatan, Yayan Suheryan sebagai Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian, Gamber Irmawan sebagai Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta Nardi Sunardi sebagai Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia.

Bupati yang akrab disapa Kang DS (KDS) mengatakan pengisian jabatan tersebut dilakukan untuk memperkuat birokrasi sekaligus menjamin pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu akibat kekosongan pimpinan di perangkat daerah.

"Momentum ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Bandung memperkuat kualitas birokrasi, meningkatkan profesionalisme aparatur, sekaligus memastikan pelayanan publik dan penyelenggaraan pemerintahan berjalan semakin efektif, adaptif, dan berorientasi pada hasil," kata KDS.

Ia menegaskan setiap pejabat yang dilantik harus segera beradaptasi dengan tugas dan tanggung jawab barunya serta menghadirkan solusi atas berbagai persoalan di perangkat daerah masing-masing.

"Jangan menunggu terlalu lama untuk bekerja. Masyarakat menanti pelayanan yang semakin baik dan kinerja yang semakin nyata," ujarnya.

Menurut KDS, jabatan merupakan amanah yang harus dijalankan dengan integritas, profesionalisme, loyalitas, dan dedikasi penuh kepada masyarakat.

Ia juga meminta seluruh pejabat membangun budaya kerja yang kolaboratif, responsif, dan transparan serta meninggalkan pola kerja sektoral agar pembangunan di Kabupaten Bandung berjalan lebih efektif.

"Kita harus menghadirkan birokrasi yang cepat, responsif, transparan, dan mampu memberikan kemudahan kepada masyarakat. Keberhasilan pembangunan hanya dapat dicapai melalui sinergi dan kolaborasi lintas perangkat daerah," katanya.

Pelantikan tersebut dilaksanakan setelah Pemerintah Kabupaten Bandung menerima persetujuan promosi jabatan dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) sehingga pengisian jabatan yang kosong dapat segera dilakukan.(*)

Tombol Google News

Tags:

BUPATI BANDUNG DADANG SUPRIATNA kds lantik pelantikan