Perkuat Sinergitas, Satgas PPA dan PUPR Aceh Singkil Adakan Silaturahmi Efektif

26 Juni 2026 17:09 26 Jun 2026 17:09

Zailani Bako, Rahmat Rifadin

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Perkuat Sinergitas, Satgas PPA dan PUPR Aceh Singkil Adakan Silaturahmi Efektif

Kadis PUPR Aceh Singkil, Ali Karya dalam pertemuan efektif bersama Satgas Percepatan Pembangunan Aceh (PPA), 26 Juni 2026. (Foto: Zaelani Bako/Ketik.com)

KETIK, ACEH SINGKIL – Guna menjalin komunikasi berkesinambungan, dan saling sinergi, pihak Dinas Pekerjaan Umum, dan Perumahan Rakyat (PUPR) Aceh Singkil, menerima kunjungan Satgas Percepatan Pembangunan Aceh (PPA).

Ali Karya, ST, Kadis PUPR bersama koleganya Syafriadi, Ketua Satgas PPA, menggelar pertemuan. "Ini momentum mempererat kebersamaan kerja seluruh unit pelaksana teknis di daerah," kata Ali Karya, Jum'at, 26 Juni 2026.

"Ini ajang strategis untuk menyambung kembali komunikasi, memperkuat koordinasi, serta membangun semangat baru dalam menjalankan tugas pembangunan infrastruktur," jelas Ali.

‎Acara diawali dengan sesi pembukaan, dilanjutkan dengan silaturahmi antar pimpinan dan pegawai, serta kegiatan ramah tamah yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban.

Momentum ini tidak hanya menjadi ajang saling pengenalan, tetapi juga memperkuat nilai kebersamaan sebagai fondasi utama dalam organisasi.

"Tadi kita sudah lakukan ‎pembahasan strategis bagaimana mengoptimalkan alokasi Dana Bagi Hasil (DBH) Sawit, " jelas Ali Karya.

Ia menambahkan, bukan hanya bahasan DBH yang diperbincangkan, tapi sampai topik utama bagaimana ‎percepatan infrastruktur jalan serta verifikasi data pekerja rentan, guna memastikan dana tersebut langsung memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

‎Syafriadi SE, Korkab SATGAS PPA, memberikan masukan terkait dana DBH Sawit yang mengalir ke Aceh Singkil, yang dianggap masih terlalu minim sehingga berdampak kepada peningkatan perbaikan ruas jalan rusak di pelosok.

"‎Mengingat Aceh Singkil, memiliki luas perkebunan terbesar ke-2 di provinsi Aceh, setelah Kabupaten Nagan Raya, Dana Bagi Hasil Sawit ini perlu kita telusuri dan audit," ujar Syafriadi.

‎Menurut keterangan pihak PUPR, pagu DBH Sawit yang masuk ke dinasnya periode tahun 2026 hanya sekitar Rp2,1 milyar.

Setelah ini, pinta Syafriadi, ‎jajaran PUPR harus kembali on track, meningkatkan produktivitas, serta menghadirkan kinerja yang lebih optimal dalam mendukung pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan, ungkapnya. (*)

Tombol Google News

Tags:

Pertemuan Efektif Bahas Dbh Sawit Dan Infrastruktur Jalan Juni 2026 Berita Aceh Singkil